Minggu, 13 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lagi Tentang Narkoba, Tiga Terduga Diringkus di Pohuwato

Oleh Ryan Lagili , dalam Headline Kab. Pohuwato Metropolis , pada Sabtu, 18 Juli 2020 | 00:13 WITA Tag: , ,
  Kasat Narkoba Polres Pohuwato, AKP Leonardho Widharta, SIK (pakai topi) saat memimpin langsung penggerebekan salah seorang terduga (kaus coklat) kasus Narkoba. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Perang Kepolisian terhadap peredaran Narkoba di Gorontalo , terus berlanjut. Buktinya, Polres Pohuwato berhasil meringkus tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus Narkoba.

Informasi yang berhasil dihimpun, terduga DT (36) warga Desa Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiada, Pohuwato, terpaksa harus berurusan lagi dengan polisi lantaran kedapatan memiliki narkotika jenis sabu oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Pohuwato, Senin (13/07/2020).

Tak hanya DT, sehari setelah itu, petugas juga berhasil meringkus dua tersangka lainya, masing-masing HN (36) warga Desa Wonggarasi Tengah, Kecamatan Wanggarasi serta SN (30) Warga Kelurahan Bungi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Kronologis penangkapan ini bermula pada Senin (13/07/2020), Satuan Reserse Narkoba mendapat informasi adanya salah seorang warga akan mengambil narkotka jenis sabu di salah satu rumah makan yang berada di Paguat.

BACA  Jalan Kaki, SMS Dikawal Pendukungnya Menuju KPU Pohuwato

Setelah melakukan pengintaian, sekira pukul 18.00 Wita, petugas mendapati seseorang mirip dengan ciri-ciri yang diinformasikan sedang mengambil sebuah bungkusan yang sudah disembunyikan pada salah satu kandang ayam.

Tak menunggu lama, tim opsnal yang dipimpin Kasat Narkoba, AKP Leonardho Widharta, SIK langsung meringkus DT (36). Dari bungkusan tersebut, petugas mendapati dua buah paket narkotika jenis sabu yang dibungkus rapi di dalam kemasan bawang kering.

Keesokan harinya, Selasa (14/07/2020), polisi mendapat informasi akan ada satu unit mobil yang akan melintas dari arah Sulawesi Tengah menuju Kecamatan Lemito. Tim Opsnal pun langsung menuju Desa Molosipat untuk mencegat pelaku.

Benar saja, saat berada di pos perbatasan pemeriksaan Covid-19, langsung dilakukan penggeledahan terhadap kendaraan yang dikendarai pelaku. Dugaan petugas pun berbuah manis, petugas mendapati sebuah kotak rokok berisi 8 sachet plastik klip narkotika jenis sabu yang disembunyikan dalam dashboard tape mobil.

BACA  HUT RI di Tengah Pandemi, Paskibraka Hanya Tujuh Orang 

Petugas pun langsung mengamankan sang supir HN (36) warga Desa Wonggarasi Tengah, Kecamatan Wanggarasi beserta rekanya SN (30) Sulawesi Selatan, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepada media ini, DT (36) salah satu pelaku yang diringkus Sat Res Narkoba Polres Pohuwato mengaku, dirinya kembali menggunakan sabu hanya untuk menjaga staminanya yang sehari-hari berprofesi sebagai supir rental. Atas kejadian tersebut dirinya pun mengaku tak akan mengulangi perbuatanya.

“Jadi biar tidak mengantuk pak. Kapok saya pak, 2017 lalu saya juga ditangkap dengan kasus yang sama,” ucapnya.

BACA  Napi Sewa Kamar VVIP Rumah Sakit Rp 84 Juta Untuk Buat Narkoba

Sementara itu, Kapolres Pohuwato, AKBP Teddy Rayendra, SIK.,MIK melalui Kasat Narkoba, AKP Leonardho Widharta, SIK menyampaikan. Saat ini ketiga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Terkait pasal yang akan diterapkan kepada ketiga tersangka tersebut. Pihaknya masih akan melakukan gelar perkara untuk menentukan pasal apa yang akan diterapkan.

“Sudah kita tetapkan tersangka, kebetulan hari ini sudah ada hasil uji lab dari Badan POM. Jadi mungkin malam ini juga kita akan lakukan SP Han,” ungkap mantan Kasat Narkoba Polres Gorontalo itu.

Lanjut kata Dia, untuk hasil tes urine yang dilakukan kepada ketiga tersangka, dua diantaranya positif.

“Kita juga sudah tes urin, satu negatif, dan dua lainya positif,” tuturnya. (ryn/hg)


Komentar