Lagi Tentang Narkoba, Tiga Warga Diringkus Polres Gorontalo Kota 

Tiga warga diduga terlibat kasus Narkoba diringkus Polres Gorontalo Kota

-

Hargo.co.id, GORONTALO – Diduga menggunakan narkoba, dua orang lelaki asal Gorontalo dan seorang peremuan asal Sulawesi Utara (Sulut) ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota pada Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 19.00 Wita, di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Informasi yang dirangkum Hargo.co.id, berawal dari informasi masyarakat, dimana di wilayah Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo diduga sering mengkonsumsi Narkoba. Mendapatkan informasi itu, Tim Opsnal Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota yang dipimpin langsung oleh Bripka Rinto Bami,SH bersama anggota, langsung melakukan pengecekan.

Saat melintas di Jalan Kenangan, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Tim Opsnal yang dipimpin Bripka Rinto Bami,SH melihat seorang lelaki yang berboncengan dengan seorang wanita. Keduanya yang bernama RA (40), warga Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo dan AK (30), warga Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

Tim Opsnal kemudian melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Dari hasil pemeriksaan tersebut, Tim Opsnal melihat tas hitam kecil yang tergantung di atas motor. Setelah dilakukan pemeriksaan, tas tersebut berisikan plastik kip kecil yang dicurigai berisikan narkoba jenis sabu.

Tak hanya sampai disitu saja, setelah dilakukan pengembangan, Tim Opsnal Polres Gorontalo Kota kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap DT (39), warga Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra,SIK,MT ketika diwawancarai membenarkan adanya pengungkapan sekaligus penangkapan terhadap dua orang masyarakat yang diduga membawa serta menggunakan narkoba jenis Sabu.

“Saat ini Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota sementara melakukan pemeriksaan secara intensif terkait dengan pengungkapan serta penangkapan ini. Keduanya kini sudah ditetapkan tersangka dan saat ini masih sementara diproses oleh Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota. Kami pun turut berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu kami dalam hal memberikan informasi. Kami berharap agar tidak ada lagi yang namanya peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gorontalo Kota pada khususnya dan Polda Gorontalo pada umumnya. Jika masih ada, maka sudah pasti akan kami tindak tegas,” terang Alumnus Akpol 2000 ini.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota, AKP Sutrisno,SH menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan urine, keduanya positif menggunakan narkoba. Tak hanya itu saja, dari tangan para tersangka, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Diantaranya adalah satu buah plastic kip yang berisi serbuk warna putih diduga narkoba jenis sabu dengan berat setelah ditimbang yakni 0,06368 gram, satu buah alat hisap (Bong), empat buah potongan sedotan plastic warna putih, tiga buah potongan selang warna bening, dua buah potongan sedotan warna bening dan salah satunya disambung dengan potongan karet warna hijau, tujuh buah plastic kip kosong dan salah satunya berisi sisa sabu dan kesemuanya diisi dan disimpan di dalam tas kantong kecil warna hitam.

“Jadi pemilik Narkoba tersebut adalah DT. Ketiganya menggunakan narkoba secara bersama-sama. Hubungan antara ketiganya yakni berteman” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Pohuwato ini.

Ditambahkan pula, tersangka RA merupakan residivis kasus yang sama dan ini kali kedua, yang bersangkutan ditangkap terkait narkoba. Selanjutnya, ketiganya masih sementara dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota.

“Barang bukti setelah dilakukan penimbangan yakni 0,06368 gram. Para tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 132 ayat 1 subside 127 ayat 1 huruf a, Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkas mantan Kapolsek Kota Timur ini. (kif/hg)