Kamis, 13 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lahan Perkebunan di Buol, Petani Tolinggula Harus Ada Pemberlakukan Khusus

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Legislatif , pada Rabu, 28 April 2021 | 00:05 WITA Tag:
  Anggota DPRD Gorut, Fatri Botutihe


Hargo.co.id, GORONTALO – Petani di Tolinggula, Gorontalo Utara (Gorut), rata-rata memiliki lahan perkebunan di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng). Mengingat pintu masuk Gorontalo akan ditutup, Anggota DPRD Gorontalo Utara, Fatri Botutihe meminta agar ada pemberlakuan khusus bagi petani di Tolinggula. 

Fatri Botutihe mengatakan, untuk Kecamatan Tolinggula khususnya masyarakat bermata pencaharian petani, harus mendapat perlakukan khusus atau pengecualian. 

“Pada umumnya untuk lahan perkebunan masyarakat yang ada di Tolinggula, ada di wilayah Buol. Sehingga dengan kebijakan penutupan akses perbatasan tersebut akan mengganggu aktivitas dari para petani yang ada di daerah perbatasan Tolinggula,” kata Fatri Botutihe.

Lanjut katanya, ketika mereka tak mendapat perlakuan khusus, maka akan berakibat pada mata pencaharian mereka. Sah-sah saja, jika penutupan akses tersebut merata dan berlaku bagi siapa saja. Namun, kata Fatri Botutihe, pemerintah daerah harus memikirkan para petani. 

“Yakni seluruh keperluan dan kebutuhan hidup dari para petani yang ada, ditanggung oleh pemerintah daerah selama kebijakan diberlakukan,” tegasnya.

Yang jadi pertanyaannya, apakah pemerintah mampu melakukan itu atau tidak. Sehingga Fatri Botutihe berharap, hal ini dapat menjadi perhatian dan dapat dilaksanakan oleh Pemda Gorontalo Utara. (abk/adv/hargo)

BACA  Disuarakan Lewat Reses Aleg, Warga Pontolo Atas Butuh Air Bersih

Komentar