Sabtu, 31 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lakukan Pembelajaran Luring, FOK UNG Terapkan Protokol Kesehatan

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Minggu, 11 Oktober 2020 | 23:05 WITA Tag: , ,
  Wakil Dekan I bidang Akademik FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd, M.Pd. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pandemi Covid-19 menjadi tantangan sendiri bagi Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Sebab, selain harus menjalankan pembelajaran sistem Dalam Jaringan (Daring), FOK juga harus melakukan sistem belajar Luar Jaringan (Luring). Ini dikarenakan mata kuliah FOK didominasi dengan praktikum.

“FOK memang menerapkan 2 proses pembelajaran yaitu Luring dan Daring, dikarenakan Mata Kuliah difakultas ini yang lebih banyak melaksanakan Praktikum, “ ungkap Wakil Dekan I bidang Akademik FOK, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd, M.Pd, Ahad (11/10/2020).

BACA  30 ASN Terpapar Corona, Dikes Provinsi Gorontalo Berlakukan WFH

Ia mengatakan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, dalam melaksanakan sistem pembelajaran Luring, pihaknya menggunakan dan memperhatikan Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19. Hal tersebut selalu dikontrol dengan baik dan ketat oleh Dekan.

“Mahasiswa yang akan melangsungkan Proses pembelajaran praktikum secara Luring itu kami wajibkan untuk menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk dan keluar ruangan dan juga menggunakan Hand sanitizer, “ jelasnya.

BACA  Sambangi Warga, Babinkamtibmas Desa Meranti Ingatkan Protokol Kesehatan

Hartono juga mengungkapkan, jalannya metode pembelajaran yang diterapkan FOK ini secara teknis masih ada kekurangan untuk dosen ataupun mahasiswa.

“ Mahasiswa lebih banyak yang ingin melakukan proses penerimaan materi itu secara Luring karena proses pembelajaran yang mereka rasakan secara Daring itu tidak sebaik saat Luring atau tatap muka, “ kata Hartono.

Untuk menangani hal itu, kata Hartono, dosen-dosen FOK masih terus memformulasikan proses pembelajaran yang diterapkan kepada mahasiswa ini.

BACA  Oktober, Kemenkes Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun

“Oleh karena itu saya sebagai wakil Dekan I bagian Akademik masi terus berdiskusi dengan rekan dosen lainnya sekaligus mahasiswa bagaimana kita menyiasati hal ini. Karena bagaimana pun secara aturan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kita harus memenuhi dan mentaati peraturan tersebut,” tutup Hartono.(HARGO)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar