Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lakukan Sensus Penduduk, BPS Diminta Terapkan Protokol Kesehatan

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 12 September 2020 | 13:05 WITA Tag: ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menerima kunjungan Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Herum Fajarwati dan petugas sensus, Jumat (11/9/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan sensus penduduk faktual yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) hingga 15 September 2020 mendatang, diminta memperhatikan protokol kesehatan. Permintaan ini disampaikan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menerima kunjungan Kepala BPS Gorontalo Herum Fajarwati dan petugas sensus dalam rangka memverifikasi data hasil sensus penduduk secara online, Jumat (11/9/2020).

“Saya minta nanti petugas yang turun ke rumah-rumah untuk memperhatikan protokol kesehatan. Saya lihat tadi petugasnya sudah cukup baik dengan memakai masker, pelindung wajah dan membawa hand sanitizer,” ucap Rusli.

BACA  Doni Monardo : Patuhi Protokol Kesehatan, Vaksin Covid-19 Saat Ini

Kepatuhan terhadap protokol kesehatan diharapkan bisa melindungi dari kemungkinan terpapar covid-19. Tidak saja kepada warga yang didatangi tetapi juga kepada petugas sensus yang turun ke rumah-rumah.

“Mari kita dukung dan sukseskan sensus penduduk tahun ini. Terima petugas sensus yang datang ke rumah dan berikan data secara benar,” pinta Gubernur Gorontalo dua periode itu.

BACA  Cegah Covid-19, Kapolda Gorontalo Fokus Tiga Daerah Zona Merah

Sementara itu kepala BPS Provinsi Gorontalo Herum Fajarwati menjelaskan, verifikasi ini untuk memastikan apakah ada penambahan atau pengurangan data hasil sensus daring. Semua warga yang telah mengikuti sensus secara daring akan diverifikasi ulang.

“Kita masih data kependudukan secara umum, secara mendasar. Kita lihat jumlah, jenis kelamin dan umur. Dari umur misalnya, akan digunakan secara sektoral. Balita kaitannya dengan usia sekolah, pasangan usia subur, demografi dan pendidikan itu semua dari umur,” jelas Herum.

BACA  Pastikan Protkes, Ormawa UNG Bantu Pencegahan Covid-19

Sensus penduduk tahun ini disebutnya sangat penting sebagai database kementerian dan lembaga untuk intervensi berbagai program. Ia berharap warga Gorontalo bisa berpartisipasi aktif untuk mensukseskannya.

Pada sensus penduduk secara daring beberapa bulan lalu, Provinsi Gorontalo sukses meraih peringkat dua dari jumlah penduduk yang berpartisipasi mengikuti sensus. Target awalnya yang hanya 12 persen dari total jumlah penduduk bisa dilampaui sebesar 211,15 persen. (adv/rwf/hg)


Komentar