Sabtu, 4 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lamban Bikin Kepanitiaan Piala Dunia U-20, FIFA warning PSSI

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Headline Sepakbola , pada Sabtu, 9 Mei 2020 | 13:05 WITA Tag: , , ,
  Logo Piala Dunia U-20 2021.


Hargo.co.id, JAKARTA – FIFA mempertanyakan kesiapan PSSI terkait Piala Dunia U-20 2021. Kemarin (8/5) federasi sepak bola dunia itu melalui teleconference mengingatkan PSSI soal hal tersebut. Termasuk meminta PSSI segera merampungkan kepanitiaan Piala Dunia U-20.

Memang benar, untuk kepanitiaan Piala Dunia U-20, PSSI belum bergerak. Baru sebatas menyiapkan nama. Yakni, INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee) dan menunjuk Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto sebagai pimpinannya. Lantas, posisi manajer timnas dipegang Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri.

Yang lain? Tidak pernah ada pembahasan apa pun soal kepanitiaan. Padahal, ada waktu dua bulan setelah menentukan nama untuk menyusun struktur kepanitiaan. PSSI malah disibukkan dengan inspeksi ke beberapa stadion, termasuk Riau yang tidak masuk bidding venue tuan rumah Piala Dunia U-20.

Seperti yang dilansir Jawapos.com, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi membenarkan soal FIFA yang meminta PSSI segera menyelesaikan kepanitiaan. Secepatnya. Dia pun memahami permintaan dari FIFA tersebut dan berjanji segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk dilibatkan dalam struktur INAFOC.

BACA  Kemenpora Kecewa, PSSI Tak Koordinasi soal Venue Piala Dunia U-20

Yunus berkilah belum selesainya kepanitiaan tersebut karena memang harus berkoordinasi dengan pihak eksternal. Artinya, tidak hanya melibatkan PSSI sebagai induk sepak bola di Indonesia. ’’Yang belum dan penting itu dari lembaga eksternal seperti Kementerian Keuangan, kepolisian, dan lain-lain. Pihak luar ini dilibatkan sebagai pengawas dan proses audit keuangan,’’ paparnya.

Pria asal Gorontalo itu menambahkan, FIFA sempat bertanya soal kendala yang dialami Indonesia sejauh ini untuk Piala Dunia U-20. Terutama soal pandemi korona. ’’Kami yakinkan bahwa sampai saat ini pemerintah masih perhatian dengan persiapan Piala Dunia U-20 dan masih sesuai jadwal. Kami menjawab situasi Covid-19 tidak mengganggu persiapan,’’ terangnya.

BACA  Begini Penampakan di Tempat Pengungsian Kantor Walikota Gorontalo

Yunus mengungkapkan, federasi meminta FIFA segera menentukan venue Piala Dunia U-20. Selama ini, PSSI menunggu keputusan tersebut. Penentuan venue itu sangat berpengaruh dalam menyiapkan infrastruktur dan renovasi stadion karena harus melibatkan pihak Kementerian PUPR untuk mengerjakannya

Nah, disinggung soal FIFA yang masih keukeuh menyebut hanya enam kota yang bakal jadi venue Piala Dunia U-20, yakni Jakarta (Stadion Utama Gelora Bung Karno), Bogor (Stadion Pakansari), Jogjakarta (Stadion Mandala Krida), Surakarta (Stadion Manahan), Surabaya (Stadion Gelora Bung Tomo), dan Bali (Stadion Kapten I Wayan Dipta), bagi Yunus hal itu tidak masalah. Sebab, PSSI melalui Ketua Umum Mochamad Iriawan memang sengaja memasukkan kota tambahan, yakni Riau, sebagai opsi antisipasi jika terjadi hal-hal buruk pada enam stadion yang disebutkan itu. ’’Yang jelas, intinya kami meminta FIFA untuk cepat memberikan rekomendasi stadion utama untuk Piala Dunia,’’ tegasnya.

BACA  Sebanyak 38 Penyelenggara Pilkada Berurusan dengan Bawaslu

Sementara itu, Sesmenpora RI Gatot S. Dewa Broto menegaskan, pemerintah sejauh ini masih siap membiayai Piala Dunia U-20. Dia juga membenarkan pernyataan Yunus soal pandemi korona yang tidak memengaruhi persiapan ataupun keuangan Indonesia untuk jadi tuan rumah Piala Dunia U-20. ’’Kami berupaya menjaga itu agar menyukseskan Piala Dunia U-20,’’ paparnya.

Soal kepanitiaan, Gatot tidak menyalahkan FIFA yang mempertanyakan hal itu. Dia menyebut, pihak Kemenpora sendiri belum mendapat perkembangan terbaru dari PSSI atas koordinasi bersama FIFA. ’’Kami masih menunggu laporan dari PSSI setelah koordinasi dengan FIFA. Kami segera berkomunikasi, termasuk soal kepanitiaan,’’ ungkapnya.(mi/rid/jawapos/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh Jawapos.com dengan judul: “FIFA Warning PSSI yang Lamban Bikin Kepanitiaan Piala Dunia U-20”. Pada edisi Sabtu, 9 Mei 2020.

Komentar