Sabtu, 11 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lampu Tradisonal Padamala, Solusi Festival Tumbilatohe

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 1 Juli 2016 | 11:13 WITA Tag: , ,
  


Ditengah kemajuan zaman dan persaingan yang semakin kompleks. Maka tak bisa dipungkiri tradisi atau budaya masyarakat di zaman dulu kian terkikis. Kendati sudah serba canggih, namun keberadaan padamala atau lampu tradisional Gorontalo yang digunakan untuk merayakan tradisi Tumbilotohe atau malam pasang lampu hingga kini masih tetap bertahan.

Peliput : Yudhistirah Saleh – GORONTALO
Editor : Roy Tilameo

Hargo.co.id GORONTALO – Fenomena lunturnya tradisi masyarakat terlihat jelas pada perayaan tradisi tumbilotohe atau malam pasang lampu di Provinsi Gorontalo dari tahun ketahun. Jika di zaman dulu pada malam pasang lampu masyarakat menggunakan lampu minyak tanah. Namun, saat ini masyarakat lebih banyak beralih menggunakan lampu hias listrik warna-warni. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini terjadi.

BACA  Hilangkan Trauma, Idah Hibur Anak-anak Korban Banjir

Selain penggunaan lampu hias biayanya murah dan penggunaanya praktis. Juga memiliki nilai estetika tersendiri. Disisi lain harga minyak tanah yang cukuo mahal. Meski demikian, ada sebagian masyarakat yang tidak menginginkan penggunaan lampu hias dalam perayaan Tumbilotohe. Hal inilah memotivasi beberapa warga yang berinisiatif menggelorakan kembali penggunaan lampu padamala.

BACA  Ini Langkah AMSI Setelah Jadi Konstituen Dewan Pers

Tak ada batang, akar pun jadi. Mungkin pepatah ini merupakan salah satu inspirasi dari penduduk Gorontalo tempo dulu untuk menciptakan sebuah alat penerangan (Lampu minyak,red) bernama Lampu Padamala. Lampu yang menggunakan bahan bakar minyak kelapa itu, diyakini memiliki daya tahan dan tidak mudah mati jika tertiup angin.

BACA  Wagub Harap, PLTMH Tunjang Investor Masuk Gorontalo

Belakangan lampu Padamala sendiri kembali diminati oleh warga Gorontalo terutama saat perayaan Tumbilotohe (Malam Pasang Lampu,red) di bulan suci ramadhan. Meningkatnya animo masyarakat untuk kembali menggunakan lampu padamala dalam perayaan tumbilotohe sendiri, karena dipengaruhi sejumlah faktor, diantaranya meningkatnya harga jual bahan bakar minyak tanah.  

Laman: 1 2 3


Komentar