Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Langgar Kode Etik, Oknum ASN Lepas Jabatan

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 24 Maret 2016 | 15:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id BONE BOLANGO – Diduga melakukan pelanggaran disiplin dan kode etik pegawai negeri sipil, salah satu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terpaksa harus menjalani sidang kode etik dan terancam menerima sangsi.
Sidang Majelis Kode Etik ASN ini sendiri digelar diruang kerja Wakil Bupati Bone Bolang Mohamad Kilat Wartabone pada Rabu (23/3).

Menurut Wakil Bupati (Wabup) Mohamad Kilat Wartabone yang juga selaku Ketua Majelis Sidang Kode Etik, sidang kode etik terhadap salah satu oknum ASN di lingkungan Pemkab Bone Bolango yang melanggar kode etik ASN itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Pasal 86 angka 3 menyebutkan bahwa PNS/ASN yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi hukuman disiplin.

BACA  Prodi Kedokteran Hewan Segera Hadir di Universitas Nahdlatul Ulama

Selain itu, pelaksanaan sidang kode etik tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etik PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Pasal 7 etika berorganisasi meliputi, huruf I, tidak melakukan perbuatan yang dapat mencemarkan atau menurunkan citra instansi.

Pasal 8, etika dalam bermasyarakat meliputi, huruf f tidak melakukan perbuatan yang dapat mencemarkan atau menurunkan harkat dan martabat Pegawai Negeri Sipil.

Pasal 11, etika terhadap sesama Pegawai Negeri Sipil meliputi, huruf c menghormati antara teman sejawat, baik secara vertikal maupun horizontal dalam satu unit kerja, instansi, maupun antar instansi. Huruf e, menjunjung tinggi harkat dan martabat Pegawai Negeri Sipil.

BACA  Pjs. Bupati Diminta Tak Terlibat Politik Praktis

“Pada Pasal 15, Pegawai yang melakukan pelanggaran kode etik selain dikenakan sanksi moral sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (1), dikenakan pula sanksi administrasi berupa hukuman disiplin berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 dalam hal ini terjadi pelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil, berdasarkan putusan majelis sidang kode etik,”jelas Wabup Kilat Wartabone.

”Dari keterangan yang bersangkutan dan bukti-bukti yang ada, maka majelis sidang kode etik berpendapat bahwa ini sudah memenuhi unsur pemberian sanksi sesuai PP Nomor 53 tahun 2010 dan Perbup Nomor 5 tahun 2014,”kata Wabup Kilat Wartabone dan menambahkan dihadapan majelis oknum ASN tersebut telah mengakui kesalahannya dan telah memohonkan maaf di hadapan majelis sidang atas pelanggaran yang dilakukannya.

BACA  Nyatakan Dukungan, Sejumlah Tokoh Siap Menangkan Hamim - Merlan

”Setelah pelaksanaan sidang kode etik, yang bersangkutan juga menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pejabat eselon IV a,”papar Wabup Kilat Wartabone.

Sebelumnya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang bertugas Di salah satu Instansi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango ini, diduga melanggar kode etik dengan sengaja menjatuhkan nama baik atasaannya dalam hal ini Bupati Bone Bolango Hamim Pou melalui media sosial yang diunggah dalam akun pribadinya.(roy/hargo).


Komentar