Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Langgar Protokol Kesehatan, Kapolres Boalemo Janji Beri Sanksi

Oleh Berita Hargo , dalam HumKam Kab. Boalemo , pada Senin, 14 September 2020 | 23:05 WITA Tag: ,
  Kapolres Boalemo, AKBP Ahmad Pardomuan,SIK,MH saat memimpin rapat persiapan operasi yustisia di daerah Boalemo. Foto : Rapat Tim Yustisia


Hargo.co.id, GORONTALO – Bagi pelanggar protokol kesehatan di daerah Boalemo, akan mendapatkan sanksi tegas dari tim gabungan. Hal itu sebagaimana yang terungkap dalam rapat tim yustisia Boalemo, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Boalemo, AKBP Ahmad Pardomuan, SIK, MH.

Usai rapat, Kapolres Boalemo, AKBP Ahmad Pardomuan,SIK,MH mengatakan, pihaknya akan melaksanakan operasi yustisi dengan tujuan, untuk penegakan pelanggar protokol kesehatan. Dengan harapan, masyarakat Boalemo dapat menerapakan protokol kesehatan, dan suatu kewajiban untuk mematuhi kebijakan pemerintah.

BACA  Taat Protokol Kesehatan, PMII Demo Omnibus Law Lewat RDP

“Sasaran operasi ini lebih diutamakan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker. Namun tidak menutup kemungkinan, pelanggar protokol kesehatan yang lainnya akan dijaring,” jelasnya.

Lanjut kata Alumnus Akpol 1999 ini, dengan adanya Pergub Gorontalo dan Perbup Boalemo, masyarakat seharusnya sudah mengetahui kewajibannya ketika keluar rumah, dan perlu disosialisasikan secara berkelanjutan.

BACA  Cegah Covid-19, PBAK IAIN Gorontalo Terapkan Protokol Kesehatan

“Operasi yustisi di Boalemo ini, akan digelar setiap hari. Sasarannya yakni di tempat-tempat keramaian, yang berada di wilayah Boalemo,” ujarnya.

Ditambahkan pula, seluruh personil yang terlibat dalam Tim Yustisi sudah siap. Tim ini terdiri dari personil gabungan TNI dan Polri, Kejaksaan, Satpol PP dan Dishub.

BACA  Begini Cara Polres Gorontalo Kota Sosialisasi Protokol Kesehatan

“Pelaksanaan penegakan kegiatan patuh protokol kesehatan ini, para personil tersebut akan ditempatkan dimasing-masing titik yang telah ditentukan. Kami pun berharap agar tidak ada yang terjaring. Kalau ada, yah pastinya ada sanksi tegas yang akan kami berikan,” pungkasnya. (kif/hg)


Komentar