Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Langkah Ahok Bongkar Kebobrokan Pertamina Dinilai Tepat, Patut Diapresiasi

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 19 September 2020 | 03:05 WITA Tag: , ,
  Basuki Tjahja [urnama. Foto dok JPNN.com


Hargo.co.id, JAKARTA – Peneliti Alpha Research Database Ferdy Hasiman mendukung langkah Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bongkar sejumlah kebobrokan yang berlangsung di tubuh perusahaan pelat merah itu.

Seperti yang dilansir JPNN.com, Menurutnya, langkah mantan gubernur DKI Jakarta itu patut diapresiasi.

“Apa yang dilakukan Ahok patut diapresiasi. Publik harus berterima kasih kepada Presiden Jokowi sudah menempatkan komisaris Utama seperti Ahok di Pertamina yang memiliki peran sebagai surveillance (pengawasan),” ujar Ferdy, Kamis (17/9).

Penulis buku ‘Freeport:Bisnis Orang Kuat Vs Kedaulatan Negara’ ini kemudian mengemukakan alasan mendukung langkah Ahok.

BACA  KPK Tinjau Ulang Rencana Pengadaan Mobil Dinas

Misalnya, terkait pernyataan Ahok soal lobi-lobi direksi ke menteri, serta direksi dan komisaris merupakan titipan beberapa kementerian.

“Itu bukan hal baru. Di Pertamina itu sudah lagu lama. Hanya tak satupun komisaris utama selama ini yang berani membongkar aib itu. Mungkin karena banyak kepentingan,” ucapnya.

Ferdy juga mengatakan, intervensi nonkorporasi ke Pertamina banyak sekali.

Baik itu yang datang dari mafia migas, maupun dari oknum politikus atau oknum anggota dewan.

BACA  Adian Napitupulu Temui Pendemo di Kantor Polisi

Oknum biasanya meminta jatah dana corporate social responsibility (CSR) atau dana tunjangan hari raya (THR) melalui pintu belakang.

“Kalau mafia tak ingin Pertamina memperbaiki manajemen hulu agar produksi minyak dan gas naik. Mafia migas juga tak ingin direksi-direksi Pertamina berjuang membangun kilang-kilang migas dalam negeri, seperti peremajaan kilang Cilacap,” katanya.

Ferdy lebih lanjut mengatakan, para mafia merasa kebijakan membangun kilang di dalam negeri hanya akan menutup ruang gerak mereka mencari untung dari impor migas.

BACA  Erick Luruskan Pernyataan Ahok soal Direksi Pertamina Suka Melobi

“Jika tak ada orang seperti Ahok, pelaku-pelaku ini akan tetap nyaman bermain. Akibatnya Pertamina sulit menjadi perusahaan migas yang bisa diandalkan untuk menjaga kedaulatan energi bangsa ini,” katanya.

Ferdy menegaskan, komisaris utama seperti Ahok sangat berguna menjaga Pertamina menjadi perusahaan minyak dan gas yang bisa diandalkan ke depan.(gir/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Langkah Ahok Bongkar Kebobrokan Pertamina Dinilai Tepat, Patut Diapresiasi“. Pada edisi Kamis, 17 September 2020.

Komentar