Sabtu, 15 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lapak Dagangan di Tepi Jalan, Picu Kemacetan 

Oleh Fajriansyach , dalam Metropolis , pada Sabtu, 14 Juli 2018 | 08:00 WITA Tag: ,
  


Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Gorontalo Abubakar Luwiti menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota telah membuat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 02 Tahun 2018 Mengenai Ketertiban Umum, maka berdasarkan Perda tersebut Satpol PP Kota Gorontalo akan melaksanakan tugas untuk menindaki para pedagang yang berjualan di bahu jalan ataupun di atas saluran air.

Dari pernyataan Abubakar, untuk proses yang akan di lakukan sebelum menindaki para penjual yaitu, akan di layangkan surat teguran pertama, apabila surat teguran pertama tidak di juga di gubris, maka akan dikirimkan surat kedua.

BACA  Jelang Tradisi Tumbilotohe, Penjual Lampu Botol Mulai Ramai

Namun jika tetap surat kedua tidak diindahkan, maka akan berikan lagi di surat ketiga sekaligus terakhir untuk pemanggilan terhadap para penjual yang masih tetap berjualan dan tidak merespon, guna memberikan alasannya.

BACA  Bantu Pengamanan Warga Binaan, Polda Gorontalo Kerahkan Personil ke Rumah Sakit

Abubakar pun menambahkan juga, apabila semua langkah yang di tempuh tidak mendapat penyelesaian, maka langkah terakhir akan diselesaikan di Pengadilan melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kota Gorontalo yang akan menuntut para pedagang tersebut berdasarkan payung hukum Perda Kota Gorontalo, ungkap Abubakar.

BACA  Beraksi di Bone Bolango, Begal Payudara Diringkus Polisi

“Alhamdulillah, kami telah membentuk tim terpadu bersama Polisi dan TNI untuk bersama-sama menertibkan para pedagang,” kata Abubakar Luwiti.

Namun diakui Abubakar Luwiti, Pemerintah tidak melarang warga untuk berjualan, namun alangkah baiknya warga yang ingin berjualan harus mengikuti aturan yang berlaku dan memperhatikan ketertiban umum agar warga lainnya turut merasakan kenyamanan saat menggunakan jalan. (tr59/gp/hg)

Laman: 1 2


Komentar