Sabtu, 24 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lapak Pedagang Senggol Ta Biar, Ini Langkah Satpol PP

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo , pada Senin, 25 Juni 2018 | 03:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Meski pasar senggol telah ditutup beberapa pekan lalu, namun sisa-sisa lapak jualan para pedagang tak juga diangkut oleh sang pemilik. Walhasil, Satpol PP bertindak.

Ini dapat dilihat di tepi jalan kompleks Karsa Utama Kota Gorontalo. Sejumlah papan maupun kayu-kayu bekas lapak hanya dibiarkan di atas trotoar saja.  Hal itu sontak membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo turun tangan.

BACA  Konsisten Aturan, Gubernur Tolak Kegiatan Idah Syahidah

Kemarin, Ahad (24/6), sekitar pukul 08.00 Wita, sejumlah anggota Satpol PP terpaksa turun lokasi guna menertibkan bekas-bekas lapak para pedagang itu.

“Ada sekitar 10 bekas lapak yang telah kami amankan di kantor dari dua lokasi yakni kompleks karsa utama dan di belakang Kodim. Kami terpaksa amankan karena sangat mengganggu para pejalan dan merusak pemandangan,” kata Jabir Lauwo, Komandan Operasi penertiban lapak saat diwawancarai wartawan di lokasi.

BACA  Cegah Penyebaran Covid-19, Budayakan '3 M'

Menurut Jabir, jauh sebelumnya para pedagang sudah diberi kesempatan untuk mengamankan sendiri tempat dagangannya usai pelaksanaan senggol. Bahkan, para pedagang sudah diberi peringatan berulang kali.

BACA  Razia Protokol Kesehatan, Satpol-PP Jaring 785 Pelanggar

“Namun, hingga saat ini peringatan itu tak juga diindahkan oleh pedagang,” ujar Jabir Lauwo. Dengan menggunakan dua mobil patroli petugas lantas mengamankan kayu serta papan bekas lapak tersebut ke kantor Satpol PP.(tr60-gp/hg)


Komentar