Sabtu, 20 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lapas Kelas II A Gotontalo Uji Coba Kunjungan Tatap Muka

Oleh Admin Hargo , dalam Ragam , pada Kamis, 7 Juli 2022 | 20:05 Tag: , , , ,
  Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Bagus Kurniawan (berdiri), saat memantau jalannya uji coba pelayanan kunjungan tatap muka di Lapasa Kelas II A Gorontalo. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Gorontalo mulai melakukan uji coba kunjungan tatap muka di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Gorontalo, Kamis (07/07/2022).

Melalui Humas Lapas Kelas II A Gorontalo, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Bagus Kurniawan, menjelaskan uji coba kunjungan tatap muka bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan tahanan ini diberikan pemerintah mengingat selama dua tahun setengah pihaknya meniadakannya karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Dengan kondisi Covid-19 yang mulai melandai, kita mencoba melakukan kunjungan tatap muka bagi warga binaan dengan kondisi tertentu dan peraturan yang terbatas,” jelas Bagus Kurniawan.

Lebih lanjut Bagus Kurniawan juga menerangkan bahwa syaratnya bagi pengunjung maupun warga binaan harus telah divaksin boster, dan bagi mereka yang belum vaksin boster, diwajibkan untuk melakukan tes vcr, swab antigen, yang dinyatakan negatif serta berlaku satu hari pada saat kunjungan tersebut.

“Jika salah satu tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan, maka akan diarahkan untuk melakukan kunjungan secara virtual,” terang Bagus Kurniawan.

Selain itu Bagus Kurniawan juga menambahkan bahwa ketentuan tersebut berlaku hanya 1 kali dalam seminggu untuk setiap WBP maupun tahanan dengan waktu yang diberikan mulai dari 15 hingga 20 menit dalam setiap kali pertemuan. Selain itu pihaknya juga telah menyiapkan petugas dari Dinas Kesehatan setempat yang akan membantu proses vcr dan swab test.

Sementara itu selaku WBP di Lapas Kelas II A Gorontalo, Saiful mengaku senang karena sudah bisa bertemu secara langsung dengan keluarganya. Menurutnya selama lebih dari dua tahun selama masa pandemi, ia hanya bisa berkomunikasi dengan istri dan anaknya melalui sambungan virtual yang difasilitasi oleh pihak Lapas.

“Tentunya saya selaku warga binaan merasa senang bisa bertemu langsung dengan keluarga. Kami berharap semoga kedepannya bisa segera normal kembali seperti saaat sebelum Covid-19,” tutup Saiful.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 44 times, 1 visits today)

Komentar