Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lawan Korupsi, Ini yang Dilakukan BPJAMSOSTEK Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial , pada Sabtu, 12 Desember 2020 | 19:05 WITA Tag:
  Kabid Umum SDM BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Cabang Gorontalo, Jerio Jordi selaku menyerahkan cenderamata kepada salah satu peserta yang ikut berpartisipasi dalam kampanye anti korupsi pada peringatan Hari Anti Korupsi, Kamis,(10/12/2020).


Hargo.co.id, GORONTALO – BPJS Ketenagakerjaan atau disapa BPJAMSOSTEK, Cabang Gorontalo turut memeriahkan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) yang jatuh pada 9 Desember 2020. Acara ini dilansungkan pada Kamis,(10/12/2020).

Dalam peringatan HAKORDIA kali ini, BPJS Ketenagakerjaan menggelar kampanye anti korupsi yang lebih difokuskan pada peserta yang datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Para peserta diajak untuk sama-sama menyebar semangat anti korupsi dengan cara mengisi surat atau blanko reaksi anti korupsi plus menandatangani media dukungan terhadap anti korupsi yang telah disediakan sebagai dukungan dalam memberantas korupsi yang menjadi musuh utama di Indonesia.

BACA  Ini Kata Warga Miranti Tentang Kualitas Bantuan Pemprov Gorontalo

BPJAMSOSTEK juga tak lupa memberikan pelayanan istimewa kepada peserta yang telah ikut serta dalam kampanye tersebut. Dan masih berkaitan dengan HUT BPJAMSOSTEK Ke-43 pada tanggal 5 Desember lalu, peserta mendapatkan souvenir dan snack gratis.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Hendra Elvian memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang turut antusias berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah tersebut secara tidak langsung menunjukkan dukungan masyarakat khususnya peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam memberantas korupsi.

BACA  Gubernur Minta Situs Otajin Jadi Paket Wisata Pantai Minanga

“Saya sangat mengeapresiasi terhadap para peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah berpartisipasi  dan memberikan dukungan terhadap kegiatan BPJS Ketenagakerjaan dalam kampanye anti korupsi ini,”ujar Hendra Elvian.

Hendra Elvian menyampaikan pula, BPJS Ketenagakerjaan sebagai Lembaga Negara sudah sangat jelas mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen penuh dengan melakukan berbagai cara dalam pengendalian gratifikasi ditubuhnya.

Hal tersebut dibuktikan dengan diganjarnya BPJS Ketenagakerjaan dengan penghargaan bergengsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Lembaga dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik.

BACA  Hanya 40 Persen Tenaga Honorer Dipanggil Kembali

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto pada penutupan rangkaian kegiatan Peringatan HAKORDIA tahun 2018 di Birawa Assembly Hall. Hotel Bidakara Jakarta Selatan pada tanggal 12 Desember 2018 silam.

Penghargaan tersebut diterima berdasarkan evaluasi KPK atas pengendalian gratifikasi yang dilaksanakan oleh BPJS Ketenagakerjaan selama periode Januari hingga Desember 2018.

Sebagai salah satu lembaga Negara di Indonesia sudah sepantasnya kami mendukung penuh pemerintah dalam seluruh program pemberantasan korupsi di Indonesia,tutup Hendra Elvian. (adv/lyd/hg)


Komentar