Senin, 21 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lebaran, BI Siapkan Uang Baru Rp 5 Triliun

Oleh Aslan , dalam Ekonomi , pada Senin, 21 Mei 2018 | 10:35 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Bank Indonesia (BI) Solo menyiapkan Rp 5,034 triliun untuk penukaran uang baru pada Lebaran tahun ini. Jumlah itu naik 9,09 persen dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 4,016 triliun. Kepala Kantor Perwakilan BI Solo Bandoe Widiarto mengatakan, tahun ini memang ada kenaikan dibanding jumlah yang disediakan tahun sebelumnya.

Hal ini dikarenakan kebijakan pemerintah yang menambah libur Lebaran. Selain itu, kenaikan juga disebabkan bertambahnya titik anjungan tunai mandiri (ATM). Ada pula kebijakan memberikan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan serta event pemilihan kepala daerah (pilkada).

BACA  Pasca Lebaran, Harga Ayam Pedaging Mulai Turun 

”Makanya tahun ini jumlahnya ditambah dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikannya 9,09 persen,” ujar Bandoe, Jumat (18/5). Untuk pembagiannya, yakni 89,6 persen uang didominasi uang pecahan besar (UPD) yang jumlahnya Rp 4,84 triliun, UPD terdiri dari pecahan Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu.

BACA  Nikmati Promo Swimming Pool Deals di Aston Gorontalo & Villas Sampai 15 Juni 2021

Sementara itu, untuk uang pecahan kecil (UPK) jumlahnya hanya 10,94 persen atau Rp 551 miliar. Untuk titik penukaran uang, tahun ini BI menyediakan lebih banyak lokasi. Tahun sebelumnya hanya 86 lokasi. Semuanya di perbankan umum.

Tahun ini lokasinya ditambah menjadi 111 titik. Untuk lembaga penukaran tahun ini, BI tidak hanya melibatkan perbankan umum. BI juga menggandeng pegadaian, Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo), dan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo).

BACA  Terus Menguat, Rupiah Berpeluang ke Level 14.200 Hari Ini

Semuanya tersebar di seluruh eks-Karesidenan Surakarta. BI Solo sendiri nantinya tidak akan melayani penukaran uang Lebaran. BI hanya akan melayani penukaran uang cacat dan rusak dan penukaran uang untuk skala besar, seperti retail.

”Untuk penukaran biasa akan dilayani di bank umum, BPR dan pegadaian,” ujar Bandoe. (vit/bun/hg)


Komentar