Minggu, 22 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Legislator Menara Minta OPD Berinovasi

Oleh Deice Pomalingo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo Legislatif , pada Jumat, 9 Oktober 2020 | 23:30 WITA Tag: ,
  Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Yunus Dunggio


Hargo.co.id, GORONTALO – Inovasi dari Organisasi Perangkat Desa (OPD) dilingkup pemerintahan Kabupaten Gorontalo sangat diperlukan. Agar program pembangunan yang direncanakan dan telah dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bisa tercapai sesuai target yang telah ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Yunus Dunggio. Menurutnya terobosan dan inovasi dari OPD terkait sangat diperlukan karena program unggulan yang telah ditetapkan bertujuan baik untuk mendukung peningkatan dan kemajuan daerah.

BACA  Hari Pertama Bekerja, Herman: Saya Siap Emban Amanah

“Kalau soal-soal yang seperti itu telah menjadi dominan OPD terkait lantaran sudah bersentuhan dengan aspek teknis. Kami juga telah berfikir bahwa upaya kepala daerah bersama DPRD sudah cukup keras mensukseskan program yang telah didanai oleh APBD,” tandasnya.

BACA  Fadel Muhammad Dukung Hamim-Merlan di Pilkada Bone Bolango

Terkait inovasi itu politisi partai Golkar ini menyarankan agar OPD teknis bisa menciptakan terobosan baru dengan melakukan pemetaan persoalan. Sehingga penyelesaian masalah bisa diselesaikan secara sistimatis dan tepat sasaran.

“Sebaiknya harus ada pemetaan masalah. Agar itu bisa dijadikan sebagai panduan dalam menyusun program pembangunannya,” terangnya.

BACA  Ini Alasan Pasangan HPMU Serap Aspirasi Setiap Kampanye

Lanjut dikatakan Yunus, pemetaan ini sangat diperlukan agar pemerintah daerah dan pihak legislatif memiliki gambaran dan panduan dalam mengerahkan anggaran pembangunan.

“Selama ini kami selalu menganggarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kalaupun ada pemetaan, tentu akan lebih memaksimalkan penganggaran dalam APBD. Selain itu juga kami bisa menyusun perencanaan anggaran untuk menyelesaikan masalah secara konferensif,” pungkasnya. (wie/adv/hg)


Komentar