Minggu, 25 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lewat DID dan DAK, Pemkab Bantu Nelayan di Pesisir Danau Limboto

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Selasa, 15 September 2020 | 02:05 WITA Tag: , , , ,
  Bupati Kabupaten Nelson Pomalingo saat memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan bantuan bagi pedagang dan nelayan, Senin (14/9/2020) di aula kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gorontalo. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sangat berdampak pada pendapatan ekonomi rakyat. Tak terkecuali nelayan dan pedagang di Kabupaten Gorontalo.

Untuk menangani hal ini, Pemkab Gorontalo mengucurkan bantuan untuk para nelayan dan pedagang yang ada di pesisir Danau Limboto. Bantuan yang diterima oleh 714 nelayan dan pedagang itu, dananya bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkab Gorontalo. Adapun bantuan yang dikucurkan, yakni kapal fiber perairan umum, jaring insang perairan umum, cool box, styrofoam dan lain sebagainya.

BACA  Razia Penegakkan Protokol Kesehatan Mulai Rutin di Gorontalo

“Kapal fiber perairan umum sejumlah 14 Unit yang menerima 14 Orang, jaring insang perairan umum jumlahnya160 unit yang menerima 80 Orang. Cool Box 25 Unit penerima 25 Orang. Styrofoam 1142 unit untum penerima 595. Sumber daripada anggaran bantuan ini yakni dari DAK dan DID,” ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gorontalo, Abdulbar Yahya saat penyerahan bantuan.

BACA  Tetap Jalankan Protokol Kesehatan Meskipun di Masjid

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Nelson Pomalingo, Senin (14/9/2020) di aula Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Camat Telaga Biru.

BACA  Kabupaten Gorontalo Butuh Alat Penanganan Covid-19

Dalam sambutannya, Nelson Pomalingo mengatakan, diharapkan bantuan ini bermanfaat dan dapat mengurangi beban masyarakat wilayah pesisir di masa pemulihan ekonomi.

“Saya berharap, kiranya bantuan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Semoga dapat meringankan dan memulihkan ekonomi bagi para Nelayan dan Pedagang di wilayah Pesisir danau Limboto,” tutur Nelson. (adv/iya/hg)


Komentar