Minggu, 9 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lewat Pesisir Utara, 5 Ton Cap Tikus Gagal Masuk Gorontalo

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 14 Juni 2020 | 15:05 WITA Tag: ,
  Petugas gabungan di Pos Gugus Tugas perbatasan Gorontalo Utara-Bolaang Mongondow Utara, mengamankan sebuah truk bermuatan 5 ton Cap Tikus. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Upaya untuk menjadikan Gorontalo sebagai pasar peredaran minuman keras (Miras) jenis Cap Tikus nampaknya belum selesai. Buktinya, 5 ton Cap Tikus gagal masuk Gorontalo melalui pesisir utara pada akhir penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid III, Ahad (14/06/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun, petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP di Posko Gugus Tugas Covid-19 perbatasan Jalur Utara, Gorontalo-Sulawesi Utara (Sulut), 5 Ton Cap Tikus yang dimuat pada mobil truk itu, berasal dari Amurang, Sulut. Sesuai rencana, akan diselundupkan ke Gorontalo.

BACA  Rapid Test Mahasiswa Gorontalo Bakal Digratiskan

“Selain karena ketatnya penjagaan di perbatasan Gorontalo-Sulut, tepatnya di ATinggola, kami juga telah mendapat informasi dari jaring bahwa akan ada satu unit truk memuat Cap Tikus menuju Gorontalo. Berdasarkan itu, kami terus memonitor pergerakan mobil tersebut,” kata Dandim 1314 Gorontalo Utara, Letkol Arm. Firstya Andrean Gitrias SH. MM.

BACA  DPRD Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019
 Petugas gabungan di Pos Gugus Tugas perbatasan Gorontalo Utara-Bolaang Mongondow Utara, mengamankan sebuah truk bermuatan 5 ton Cap Tikus. (Foto Istimewa)

Petugas gabungan di Pos Gugus Tugas perbatasan Gorontalo Utara-Bolaang Mongondow Utara, mengamankan sebuah truk bermuatan 5 ton Cap Tikus. (Foto Istimewa)

Lanjut katanya, setelah truk tersebut sudah akan masuk ke Gorontalo, dirinya meminta personelnya yang di lapangan untuk berkoordinasi dengan pihak Tim Gugus Tugas di Posko Perbatasan.

“Jadi setelah mobil truk tersebut melintasi perbatasan, truk tersebut langsung diperiksa. Ternyata benar, bahwa isi dari truk itu adalah Cap Tikus yang di tutup dengan puluhan kardus air mineral dan papan untuk mengelabui petugas,” jelas Letkol Arm. Firstya Andrean Gitrias SH. MM.

BACA  Ingin Berinvestasi Pariwisata di Gorontalo, Pengurusan Izin Cukup Sepekan

Petugas gabungan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Satpol PP, berhasil mengamankan sebanyak 5.000 liter Cap Tikus yang dikemas dalam kantong plastic. Serta satu unit mobil truk bersama dengan supirnya. Selanjutnya akan diserahkan ke pihak yang berwenang guna proses lebih lanjut. (zul/hg)


Komentar