Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lewat Sidang, Bawaslu Dengar Tanggapan KPU Gorut

Oleh Berita Hargo , dalam Bawaslu , pada Jumat, 5 Oktober 2018 | 23:43 WITA Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Menindak lanjuti laporan yang masuk, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo, menggelar sidang terkait adanya dugaan pelanggaran tahapan penyelenggaran. Agenda sidang yakni Bawaslu Provinsi Gorontalo mendengar tanggapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gorontalo Utara (Gorut) terhadap laporan yang disampaikan Bawaslu Gorut.

Sidang yang dipimpin langsung oleh Komisioner Bawaslu Provinsi Gorontalo, Ahmad Abdullah berlangsung di Aula Kantor Bawaslu, Jumat (05/10/2018) pukul 15.00 wita. Menghadirkan pihak terlapor (KPU Gorut)  dan pihak pelapor (Bawaslu Gorut).

BACA  Cegah Penyebaran Covid-19, Blusukan Harus Sepengetahuan Petugas

Isi tanggapan yang disampaikan KPU Gorut, pada prinsipnya telah melaksanakan tugas sesuai mekanisme yang berlaku. Maklum, Bawaslu Gorut telah melaporkan jika KPU Gorut telah keliru memasukkan salah satu figur ke dalam Daftar Calon Sementara (DCS).

“Kami sudah mencermati dan penelusuran melalui tanggapan masyarakat. Selain itu, juga melalui tahapan yang sesuai laporan dari tim Pokja KPU Gorut saat pemeriksaan dokumen para calon sebelum dilakukan pleno KPU,” kata Ketua KPU Gorut, Mawardi Musa.

BACA  Banyak Pelanggaran, Kampanye Pilkada Berpotensi Penyebaran Covid-19

Usai sidang, Anggota Bawaslu Gorut, Jefriyan mengatakan, dari jawaban yang disampaikan oleh pihak KPU Gorut ini, masih akan dipelajari bersama dengan anggota Bawaslu Gorut lainnya. Sebab masih menunggu ketua Bawaslu Gorut yang saat ini masih mengikuti Bimtek di Bali.

BACA  Cegah Penyebaran Covid-19, Blusukan Harus Sepengetahuan Petugas

“Kita hargai dan hormati jawaban dari terlapor, namun kami masih akan mempelajarinya bersama ketua Bawaslu tentang pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh pihak KPU Gorut,” tutup Jefriyan.

Sementara itu, pimpinan sidang Ahmad Abdullah menjelaskan, setelah pihak KPU Gorut membacakan jawaban atas laporan tersebut,  maka sidang akan dilanjutkan kembali pada Senin (08/10/2018) untuk mendengarkan pembuktian dari kedua belak pihak. (tr59/hg)


Komentar