Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Libur Lebaran, Pemilik Kapal Tradisional Dapat Perhatian Khusus

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 28 Juni 2017 | 02:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Tingginya animo masyarakat berliburan dengan wisata air membuat Kementeri Perhubungan (Kemenhub) memberikan perhatian khusus bagi pemilik kapal tradisional.

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Tonny Budiono mengeluarkan Surat Edaran Nomor UM 003/49/14 DJPL-17 tanggal 22 Juni 2017 tentang Peningkatan Pengawasan Kelaiklautan kapal Tradisional Pengangkut Penumpang dalam rangka Angkutan Lebaran Tahun 2017.

“Untuk itu, perlu diingatkan kembali kepada seluruh pihak terkait yang terlibat dalam operasional kapal meningkatkan pengawasan kapal tradisional,” ujar Tonny dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (27/6).

Surat Edaran itu juga ditujukan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut. Fungsinya untuk memastikan terpenuhinya kelaikan kapal tradisional serta memastikan operator dan nakhoda mengoperasikan kapal tradisional sudah sesuai ketentuan. “Setiap kapal juga harus memiliki catatan harian kapal dan memiliki pengawakan sesuai ketentuan,” tuturnya.

BACA  Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Jokowi Bilang Begini

UPT juga harus memastikan agar ketentuan jumlah penumpang yang diangkut sesuai dengan jumlah penumpang yang diizinkan, dan juga jumlah penumpang yang terdaftar dalam manifes sesuai dengan ketentuan.

Selain itu perlengkapan peralatan keselamatan juga harus lengkap sesuai ketentuan dan berfungsi dengan baik. Demonstrasi alat keselamatan dan cara penggunaannya kepada seluruh penumpang juga harus dilakukan.

BACA  13 Januari, Jokowi dan Para Menteri Disuntik Vaksin Sinovac

“Begitu juga pemberitahuan terkait dengan jalur evakuasi dan alat pemadam kebakaran, mengantisipasi kemungkinan terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ungkap Tonny.

Sebelum berangkat berlayar, kapal, ruang permesinan dan ruang akomodasi harus dipastikan dalam kondisi baik dan tidak menimbulkan potensi bahaya kebakaran. (hg/cr2/JPG)


Komentar