Senin, 23 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Libur Panjang, Warga Diminta Tetap di Rumah Saja

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 20 Oktober 2020 | 23:05 WITA Tag: , ,
  ILUSTRASI. Dirumah aja. Foto: Istimewa


Hargo.co.id, GORONTALO – Salah satu kekhawatiran pemerintah bahwa penderita Covid-19 akan meningkat yakni pada libur panjang akhir Oktober 2020. Itu berkaca pada pengalaman sebelumnya yang mana setiap libur panjang penderita meningkat.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat untuk tinggal di rumah. Sebab, satgas memprediksi akan terjadi lonjakan penderita virus Corona apabila terjadi arus lalu lintas orang.

“Angka kasus Covid-19 dan penularannya di Indonesia masih tinggi. Apabila tidak mendesak, sebaiknya mengurungkan niat berlibur dan tetap diam di rumah,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers secara daring, Selasa (20/10/2020) seperti yang dilansir jpnn.com.

BACA  Masker yang Beredar Hanya Menghalangi Debu

Menurut Wiku, Indonesia punya pengalaman terjadi lonjakan penderita virus Corona apabila libur panjang terjadi. Karena itu, Wiku mengingatkan masyarakat untuk mengurangi mobilitas orang agar jumlah kasus Covid-19 menurun.

“Terdapat berbagai studi yang memperlihatkan adanya linearitas antara penekanan mobilitas masyarakat dengan penurunan kasus dan kematian akibat Covid,” ujar dia.

BACA  Gubernur Serahkan Ribuan Masker pada Momen Hari Sumpah Pemuda

Wiku menerangkan hasil studi yang dilakukan Yilmazkuday (2020) dengan melakukan penelitian di 31 negara.

Dari hasil studi itu, Wiku mendapat gambaran betapa menyumbangnya pergerakan orang terhadap angka pertumbuhan Covid-19. Dia menjelaskan, satu persen peningkatan masyarakat yang berdiam di rumah akan mengurangi 70 kasus dan 7 kematian mingguan

Sementara, 1 persen mobilitas masyarakat menggunakan transportasi umum di terminal, stasiun, atau bandara, akan mengalami 33 kasus dan 4 kematian mingguan Baca Juga: Menkes dan Sang Istri Positif Covid-19, Ini Gejala yang Dirasakan Selain itu, 1 persen pengurangan kunjungan masyarakat ke tempat perbelanjaan maupun lokasi rekreasi, juga akan mengurangi 25 kasus dan 3 kematian mingguan. Sedangkan, 1 persen mengurangi kunjungan ke tempat kerja atau work from office (WFO) akan mengurangi 18 kasus dan 2 kematian mingguan.

BACA  Waspadai Penularan Covid-19 di Pasar Tradisional

“Bisa kita bayangkan, berapa banyaknya nyawa yang bisa kita lindungi. Kita selamatkan dengan terjadinya pengurangan jumlah kunjungan tersebut tadi,” kata Wiku.(*)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar