Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lift Menara Limboto So Rusak

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 30 Desember 2016 | 13:32 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id LIMBOTO – Semakin hari, kerusakan fasilitas di Menara Keagungan Limboto (Tower Pakaya) terus bertambah.

Selain dinding, plafon di bagian kaki menara, ternyata lift menara juga sudah rusak. Lantaran itu, daya tarik icon kebanggaan masyarakat Kabupaten Gorontalo itu seolah lenyap.

Tak perlu heran, jika pengunjung menara tak lagi seramai dahulu. Pantauan Gorontalo Post Kamis, (29/12), terlihat orang-orang yang mengunjungi menara Limboto hanya sampai pada lantai duanya saja.

Karena untuk menuju ke puncak menara kini hanya bisa diakses dengan menapaki anak tangga yang tentunya menguras tenaga pengunjung.

BACA  Diduga Habis Nyabu, Pria di Gorontalo Diamankan Polisi

Firman (42), salah seorang pengunjung menara Limboto mengakui bahwa dirinya sangat ingin mengajak anak-anaknya sampai ke puncak menara namun sayangnya lift sudah tidak berfungsi lagi seperti dahulu.

“Anak-anak lalah kalo harus lewat tangga manual padahal dorang suka skali ka atas kasian,” keluh Firman.

Firman menambahkan, dirinya sangat menyayangkan tidak adanya perawatan yang baik terhadap ikon yang menjadi kebanggaan warga Gorontalo ini.

“Ini lift macam cuman hiasan saja, kan malu kalo ada pengunjung yang datang dari luar Gorontalo suka mo ke puncak menara tapi harus lewat tangga manual padahal disitu ada lift,” tambah Firman.

BACA  Tim Pandawa Polres Gorontalo Bekuk Pelaku Judi Togel Online

Terpisah, Kadis Kebudayaan Pariwisata dan Kominfo Kabupaten Gorontalo Aziz Nurhamidin mengatakan, selain kondisi bangunan menara yang kian usang, tidak berfungsinya fasilitas lift ini juga sangat berdampak pada semakin berkurangnya para pengunjung.

“Insya Allah, 2017 mendatang Pakaya Tower ini akan kita lakukan peremajaan secara bertahap dengan memperbaiki bagian plafonnya yang sudah rusak, dan liftnya juga nanti akan diperbaiki,” kata Azis.

BACA  Usai Tenggak Miras, Warga Boalemo Meninggal Dunia

Azis mengatakan bahwa sebelumnya, menara yang dibangun tahun 2003 itu sudah dilakukan perbaikan dibeberapa bagian yang ada dalam menara,

salah satunya yaitu auditorium yang kini sudah ditata kembali sehingga kini bisa difungsikan lagi. “Tak hanya memperbaiki fasilitas menara yang sudah rusak,

kami pun nantinya juga akan melakukan berbagai promosi agar Pakaya Tower kembali menjadi ikon tujuan wisata di Provinsi Gorontalo,” pungkasnya.(tr-55/hargo)


Komentar