Sabtu, 10 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Liluwo Pusat Kawasan Ekonomi Kecamatan

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 29 September 2016 | 12:10 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Kawasan Kelurahan Liluwo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo bakal menjadi kawasan ekonomi Kecamatan.

Bahkan, di sepanjang jalan Madura bakal disulap menjadi sentra kuliner. Hal ini sebagaimana disampaikan Plt. Kadis PU Kimpraswil Kota Gorontalo Muhammad Kasim guna mengklarifikasi pemberitaan koran ini Edisi Rabu (28/9) terkait Kecaman sejumlah pihak terhadap Pemerintah Kota Gorontalo atas aksi penebangan pohon di Jl. Madura, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

“Sebelumnya perlu saya jelaskan bahwa pelebaran jalan Rambutan, Jalan beringin, Serta madura tersebut merupakan bagian dari pengembangan serta pemeriharaan jaringan dalam Kota Gorontalo,”kata Muhammad Kasim saat bertandang ke Gorontalo Post, tadi malam.

Dijelaskan Muhammad Kasim, hal itu sebagai mana di atur dalam UU RI 38 tahun 2004 tentang jalan, serta pasal 29 dan 34 bahwa pembangunan jalan meliputi, perencanaan teknis pemprograman dan penganggaran pengadaan lahan serta pelaksanaan konstuksi jalan Kota.

BACA  KID Provinsi Gorontalo Periode 2020-2024 Resmi Dilantik

Khusus untuk penebangan pohon diterangkan Muhammad Kasim merupakan konsekwensi dari pelebaran jalan.

Hal itu di lakukan kerena jalan madura akan di lebarkan menjadi 9 meter. Sementara hal tersebut merupakan tindak lanjut pengembangan kawasan ekonomi kecamatan sebagai sentra pertumbuhan ekonomi baru antaranya pasar liluwo dan sentra kuliner sepanjang jalan madura.

“Untuk kawasan ekonomi kecamatan pusatnya nanti di pasar Liluwo. Dan sepanjang jalan madura jadi sentra kuliner,”terangnya. Dalam pelaksanaan kegiatan pelebaran jalan, sejak dini pemerintah Kota Gorontalo melalui SKPD terkait, telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, para tokoh adat serta tokoh agama, pemerhati lingkungan, organisasi pencinta lingkungan serta stakeholder lainya.

BACA  TP2DD Gorontalo Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Wagub

Bahkan Walikota Gorontalo Marten Taha pada beberapa waktu lalu telah melakukan pertemuan langsung dengan sejumlah organisasi pencinta lingkungan termasuk forum kota hijau, ketua LPM kota tengah dan organisasi pencinta lingkungan lainya.

Dari hasil pertemuan dan peninjauan lokasi yang di lakukan secara bersama-sama, telah di sepakati, antara lain, bahwa penebangan pohon di lakukan secara selektif dan seminimal mungkin serta akan di lakukan penggantian dan penanaman kembali setelah dilakukan pematangan tanah pada sekitar jalan yang di lakukan pelebaran. Sedangkan sebagian besar pohon lainya yang tidak terkena dampak pelebaran jalan, akan tetap di pertahankan dan di tata lebih baik lagi sebagai pohon pelindung.

BACA  Mengenal Lebih Dekat Tradisi ‘Doa Aruwa’ di Gorontalo

“Masyarakat tidak usah kuatir dengan penebangan pohon yang dilakukan, sebab penebangan pohon dilakukan sangat selektif dan seminimal mungkin hanya pada pohon yang terkena badan jalan dan akan diganti dengan penanaman pohon yang lebih baik lagi oada lokasi tersebut,”jelas Muhammad Kasim.

Sementara itu penanaman dilakukan bersama pelaksana proyek dan pemerintah terkait. Bahkan Pemkot Gorontalo sedang giat-giatnya melakukan penanaman pohon pada berbagai kesempatan antara lain pada kegiatan grebek kampung yang di lakukan secara rutin maupun pada kegiatan pemerintah bersama masyarakat lainya. (roy/tr-48/hargo)


Komentar