Senin, 19 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lima Bulan Diguncang Demonstrasi, Hong Kong Krisis Ekonomi

Oleh Jamal De Marshall , dalam Kabar Dunia , pada Selasa, 29 Oktober 2019 | 22:05 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, HONG KONG – Unjuk rasa yang sudah berlangsung selama lima bulan terakhir telah menyebabkan Hong Kong dilanda resesi ekonomi. Pertumbuhan ekonomi pusat keuangan Asia itu tercatat negatif sepanjang 2019.

Dilansir Reuters, pekan lalu pemerintah regional mengumumkan langkah-langkah bantuan sebesar HKD 2 miliar dolar atau setara dengan Rp 3,5 triliun.

BACA  Orang-Orang Ini Diminta Meninggalkan Malaysia Sebelum 21 April

Paket pendukung perekonomian senilai HKD 19,1 miliar atau setara dengan Rp 34 triliun juga disiapkan.

Di Kuartal II, angka pertumbuhan ekonomi Hong Kong berada di -0,4 persen. Alhasil pertumbuhan sepanjang tahun ini diperkirakan tidak akan mencapai angka 0-1 persen.

BACA  Bayi dengan Antibodi Covid Telah Lahir, Tanda Pandemi Akan Berakhir?

Sejak awal Juni lalu, unjuk rasa semakin meluas dan membuat Hong Kong terjebak dalam krisis politik dan ekonomi. Jumlah wisatawan anjlok, penjualan ritel menurun, pengangguran meningkat, hingga kebangkrutan terjadi di mana-mana.

Unjuk rasa Hong Kong berawal dari penolakan terhadap RUU Ekstradisi yang memungkinkan pelaku kriminal di Hong Kong untuk diadili di wilayah Tiongkok daratan. Sesuai keinginan demonstran, pemerintah setempat akhirnya membatalkan rancangan undang-undang tersebut. Namun, demonstrasi sampai sekarang masih berlangsung. (rmol/jpnn)

BACA  China Minta WHO Selidiki Asal-usul COVID-19 di Negara Lain

*Berita Ini juga Disiarkan Oleh Jpnn.com Pada Selasa, 29 Oktober 2019


Komentar