Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lima Gol El Loco Gonzales Warnai Kemenangan Arema FC

Oleh Berita Hargo , dalam Sportivo , pada Senin, 6 Maret 2017 | 16:03 PM Tag: , , ,
  

Hargo.co.id – Sebuah drama tersaji di Stadion Kanjuruhan, Malang, saat Arema FC menjamu Semen Padang pada leg kedua semifinal Piala Presiden 2017, Minggu (5/3) malam WIB. Bagaimana tidak, kalah 0-1 pada leg pertama, kemudian tertinggal 0-2 hingga menit 27, Arema berhasil melaju ke final dan akan menghadapi Pusamania Borneo FC.

Ya, Singo Edan – julukan Singo Edan, mampu melakoni comeback sangat gemilang kontra Kabau Sirah – julukan Semen Padang. Hingga menit 27, secara agregat Arema tertinggal 0-3 dari Semen Padang. Artinya, butuh 4 gol untuk bisa lolos ke final.

Di atas kertas, membobol gawang Semen Padang hingga 4 kali dalam satu pertandingan adalah cukup sulit. Maklum saja, gawang Muhammad Ridwan sebelumnya tak pernah kebobolan. Namun, di hadapan Cristian “El Loco” Gonzales, kiper Semen Padang itu seperti mati kutu.

Cristian "El Loco" Gonzales mengemas 5 gol ke gawang Semen Padang

Cristian “El Loco” Gonzales mengemas 5 gol ke gawang Semen Padang (Doli Siregar/Radar Malang)

Sebanyak 5 gol bersarang ke gawang Ridwan dalam di Kanjuruhan menghiasi comeback fantastis Arema. Tim asuhan Aji Santoso itu menang 5-2 dan memastikan tiket final Piala Presiden 2017 dengan keunggulan agregat 5-3.

Bisa dibilang laga ini menjadi milik El Loco. Andai dipelesetkan skor adalah El Loco 5, Semen Padang 2. Maklum saja, dia mencetak sejarah baru di Piala Presiden dengan menjadi pemain pertama yang mencetak 5 gol dalam satu pertandingan! Dia juga menjadi satu-satunya pemain di Piala Presiden yang mengemas hat-trick di dua edisi.

Tambahan 5 gol dalam laga ini membuat El Loco berada di urutan teratas daftar pencetak gol terbanyak dengan 8 gol. Dia mengungguli penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento yang mengoleksi 6 gol.

Arema yang butuh kemenangan minimal 2-0 untuk lolos ke final langsung menggebrak sejak menit awal. Namun, Semen Padang ternyata berani bermain terbuka. Mereka tak gentar meladeni permainan menyerang tuan rumah.

Bahkan, lewat skema serangan balik, Semen Padang mampu mencuri gol pada menit 24 lewat Marcel Sacramento. Gol tersebut berasal dari umpan Adi Nugroho. Selang tiga menit, tepatnya menit 27, Semen Padang memperbesar keunggulan menjadi 2-0 setelah Vendry Mofu kembali mengoyak gawang Kurnia Meiga. Gol terjadi setelah melakukan umpan satu dua dengan Sacramento.

Dengan keadaan itu, secara agregat Arema tertinggal 0-3. Artinya butuh minimal 4 gol untuk membalikkan keadaan. Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Arema. Gonzales membuka keran gol Arema pada menit 29 usai menerima sodoran dari Felipe Bertoldo. Skor menjadi 1-2.

Arema benar-benar bermain kesetanan. Selang 2 menit kemudian, mereka berhasil menyamakan kedudukan dan kembali lewat mesin gol El Loco Gonzales. Kali ini Gonzales melakukannya lewat tendangan bebas. Skor 2-2 bertahan hingga turun minum dan Arema masih tertinggal 2-3 secara agregat.

Pada babak kedua, bisa jadi pelatih Aji Santoso berkata bahwa di sepak bola segalanya bisa terjadi dan jangan pernah hilang harapan. Maklum saja, permainan Arema sangat galak dan mampu mendulang tiga gol tambahan. Sangat luar biasa!

Gonzales membawa Arema unggul 3-2 pada menit 66 setelah bola yang ditinju kiper Semen Padang mengenai kepalanya dan masuk ke gawang. Gol ini bisa dibilang tak disengaja oleh Gonzales. Tapi, tetap saja dihitung menjadi milik El Loco.

Meski unggul 3-2, agregat berimbang 3-3 dan Semen Padang yang akan lolos karena lebih agresif di kandang lawan. Namun, ungkapan bahwa di sepak bola segalanya bisa terjadi memang benar adanya. Saat laga mendekati menit-menit akhir di waktu normal, El Loco kembali membuat Aremania bergemuruh di Kanjuruhan. Pada menit 89 dia mencetak gol dan membuat Arema memimpin 4-2 yang berarti unggul agregat 4-3. Gol dilakukan lewat sundulan usai menerima umpan silang.

Memasuki injury time, Semen Padang mendapat kesempatan menambah gol setelah mendapat tendangan bebas. Kiper Ridwan ikut maju ke depan. Hanya saja, tendangan yang dilakukan Semen Padang berhasil dihalau oleh pemain Arema dan memberikan bola ke depan di mana El Loco sudah menunggu.

Penyerang gaek tersebut berlari mengejar bola dan melakukan solo run menuju gawang Semen Padang yang sudah kosong. Bola kemudian didorong dengan kaki kiri untuk mengoyak gawang Kabau Sirah untuk kelima kalinya dalam laga tersebut. El Loco 5, Semen Padang 2. Peluit panjang pun berakhir dan Arema menang dengan skor 5-2 serta unggul agregat 5-3.

Arema ke final Piala Presiden 2017 dan akan menghadapi Pusamania Borneo FC yang dalam laga sebelumnya menyingkirkan Persib Bandung lewat drama adu penalti.

Susunan Pemain

Arema FC: Meiga, Arthur, Junda, Beny, Syaiful, Hanif, Adam Alis, Felipe, Vizcarra, Nasir, Gonzales

Pelatih: Aji Santoso

Semen Padang: Ridwan, Boas, Cassio, Novan, Novrianto, Finno, Kevin, Jae Sung, Mofu, Adi, Marcel

Pelatih: Nil Maizar

(epr/JPG/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar