Lima Kawasan Transmigrasi Gorontalo Prioritas Jokowi 

Dirjen Penyiapan Kawasan Pembangunan Permukiman Transmigrasi, Hari Pramudiono (depan-tiga dari kiri), foto bersama peserta Sosialisasi Penilaian Perkembangan Kawasan Transmigrasi, Rabu (06/11/2019). (Foto Istimewa/Humas)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie tak pernah membedakan masyarakat transmigrasi dengan warga lokal. Bagi Rusli, semuanya adalah penduduk Gorontalo, yang sama kedudukan untuk mendapat pelayanan pemerintah. Makanya, tak sedikit program Pemprov Gorontalo yang dikucurkan bagi masyarakat di kawasan transmigrasi yang ada di Gorontalo.

Seperti yang dilansir Gorontalo Post, perhatian Gubernur Rusli Habibie itu rupanya menyita perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes, PDT dan Transmigrasi), menjadikan lima kawasan transmigrasi di Gorontalo sebagai prioritas nasional. Hal itu terungkap dalam Sosialisasi Penilaian Perkembangan Kawasan Transmigrasi yang digelar di Hotel Horison, Kota Gorontalo, Rabu (06/11/2019).

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi, Kemendes PDT dan Transmigrasi, Hari Pramudiono dalam kesempatan itu mengatakan, dari 120 kawasan yang telah dinilai di seluruh Indonesia, sebanyak 63 kawasan diusulkan sebagai kawasan prioritas nasional dalam RPJMN 2020-2024.

Adapun untuk Provinsi Gorontalo yang masuk dalam prioritas nasional adalah kawasan transmigrasi Sumalata, Paguyaman Pantai, Pawonsari, Taluditi dan Pulubala.

Penilaian Perkembangan Kawasan Transmigrasi (RKT), lanjut kata Hari, untuk memperoleh tiga status kawasan yaitu berkembang, mandiri dan berdaya saing.

Status kawasan ini akan berpengaruh pada intervensi anggaran dan program di lima kategori yakni ekonomi, sosial budaya, kelembagaan, jejaring sarana prasarana dan lingkungan.

“Status akan membedakan intervensi program, masing-masing kawasan akan berbeda. Kita lihat ‘Penyakitnya’ di mana, nanti ‘mengobatinya’ bagaimana? Intervensi di bidang mana saja yang jadi perhatian,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie diwakili Asisten II Setda Provinsi Gorontalo, Sutan Rusdi, menyambut baik hasil penilaian tersebut. Menurutnya, masuknya lima daerah transmigrasi menjadi prioritas nasional menunjukkan ada komitmen pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk memajukan RKT.

“Ada komitmen dari Bapak Gubernur termasuk para Bupati untuk memperhatikan kawasan transmigrasi. Misalnya infrastruktur jalan yang dibangun, akses air bersih dan lain-lain. Ini menunjukkan ada sinergitas yang baik antara pusat dan daerah. Salah satu yang menjadi penegasan bapak Gubernur bahwa program transmigrasi lahannya harus clean and clear. Ini yang menjadi warning dari beliau,” jelas Sutan.

Data Kemendes, PDT dan Transmigrasi menyebut hingga saat ini sudah ada 260 kawasan transmigrasi yang masuk prioritas nasional. Rinciannya 140 pada RPJMN 2014-2019 serta 120 pada RPJMN 2019-2024. (adv/hg)

-