Jumat, 22 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lima Pelajar Ngelem Eha-Bond

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 29 Maret 2017 | 12:23 WITA Tag: ,
  


MARISA – Hargo.co.id Lagi-lagi pelajar kedapatan asyik berpesta lem Eha-Bond. Kali ini sedikitnya lima siswa dipergoki Satpol PP di salah satu rumah kosong di kawasan perkantoran Marisa, Senin (27/3) belum lama ini.

Informasi yang dirangkum wartawan, awalnya anggota Satpol PP mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada anak-anak yang lagi nonkrong di salah satu rumah kosong yang ada di wilayah perkantoran.

Atas informasi tersebut, anggota kemudian turun ke lapangan dan melakukan pengecekan. Hasilnya, didapatilah lima orang anak yang sedang asyik menghirup lem Eha-Bond. Mereka pun kemudian langsung digiring ke kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

BACA  Tim Gabungan SAR Berhasil Temukan Nelayan Pohuwato yang Tenggelam

Kasatpol PP, Mahyudin Ahmad menjelaskkan, pihaknya sudah mengundang orang tua serta pihak sekolah untuk memberikan pembinaan kepada anak-anak tersebut. Bahkan, diundang pula dari Dinas Pendidikan serta Dinas Sosial sehingga hal-hal ini bisa mendapatkan perhatian serius.

BACA  Dipasok dari Sulteng, Polsek KPG Gagalkan Penyelundupan 90 Ekor Anjing

“Alhamdulillah, anak-anak ini sudah membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan mereka. Meski demikian, kami akan tetap melakukan pengawasan. Jika memang masih didapati, maka pasti akan kami proses yakni untuk direhabilitasi,” jelasnya.

Ditambahkan mantan Kadis Nakertrans ini, pihaknya prihatin terhadap generasi penerus bangsa saat ini yang sudah mulai melakukan hal-hal yang tidak wajar. Contohnya saja, menghirup lem Eha-Bond, mempergunakan pil koplo, sex bebas dan lain sebagainya.

BACA  Terungkap, Begal Payudara Sering Terjadi di Jalan Menuju Pone

Oleh karena itu, kedepan pengawasan Satpol akan lebih dimaksimalkan lagi. “Kami akan melakukan razia di seluruh kos-kosan, tempat-tempat ngumpul anak-anak sekolah dan lain sebagainya.

Kami pula berharap dukungan dari seluruh orang tua serta seluruh elemen masyarakat untuk bisa bersama-sama melakukan pengawasan terhadap anak-anak yang tak lain adalah generasi penerus bangsa ini,” pungkasnya. (kif/hg)


Komentar