Lima Siswa SMA Negeri 1 Gorontalo Lolos ke OSN Provinsi

×

Lima Siswa SMA Negeri 1 Gorontalo Lolos ke OSN Provinsi

Sebarkan artikel ini
Siswa SMA Negeri 1 Gorontalo ketika mengikuti seleksi OSN tingkat kabupaten dan kota. (Istimewa)
Siswa SMA Negeri 1 Gorontalo ketika mengikuti seleksi OSN tingkat kabupaten dan kota. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak lima siswa SMA Negeri 1 Gorontalo, dinyatakan lolos untuk mengikuti OSN (Olimpiade Sains Nasional) tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2023.

badan keuangan

Masing-masing, May Belline Rebeca Japanto, Gilbert Bryan Gunawan, Samual John Rudolf, Moh. Zukarnaen Chairul Usman, dan Brillyant Witedja.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gorontalo, Adianiwaty S. Polapa, mengatakan, sebelumnya para siswa tersebut, ikut seleksi untuk tingkat Kabupaten dan Kota yang digelar pada 5-6 April 2023.

badan keuangan

“Total siswa yang mendaftar seleksi pada saat itu sebanyak 27 siswa. Namun hanya mereka berlima yang dinyatakan lolos ke OSN tingkat Provinsi Gorontalo 2023,” kata Adianiwaty, menerangkan.

Sejak jauh hari kata Adianiwaty, para siswanya tersebut memang sudah disiapkan. bahkan sebelum mengikuti seleksi tingkat Kabupaten dan Kota.

“Ada juga pembimbingan tingkat sekolah sebelum ke tingkat Kota. Jadi siswa ini dilatih oleh guru pengajar bidang studi yang sesuai. Kami juga melibatkan narasumber berkompeten dari luar untuk menunjang latihan olimpiade,” ujarnya.

Example 300250

Usai mengikuti seleksi tingkat Kota, lanjut dia, hasilnya kemudian diumumkan melalui website resmi Puspresnas Sekertariat Jendral Kemendikbud Ristek (Kementrian pendidikan,kebudayaan, riset dan Teknologi).

“Nah, Alhamdulillah di tahun ini, ada lima siswa kita dinyatakan lolos ke tingkat Provinsi. Cabang lomba informatika 3 orang, matematika 1 orang dan fisika ada 1 orang,” kata Adianiwaty.

Ia berharap, para siswa yang dinyatakan lolos ini, agar terus meningkatkan prestasi. Namun, apabila ketiganya tidak lolos, pembimbingan tetap dilanjutkan.

“Semoga sukses di Provinsi. Jika belum, juga tidak apa-apa. Pembimbingan tetap akan kami lakukan. Paling tidak, kelak mereka berlima ini jadi contoh untuk adik-adik kelasnya,” ia menandaskan.(*)

Penulis: Nur Nadiva Daeng/Mahasiswa Magang UNG



hari kesaktian pancasila