Minggu, 9 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Limba U1 Diserang Panah Wayer, Warga Batudaa Pantai Jadi Korban

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Metropolis , pada Minggu, 9 Februari 2020 | 09:40 WITA Tag: , , , ,
  Korban panah wayer di Limba U1.


Hargo.co.id GORONTALO – Pemuda Lorong Japangi, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo diserang oleh sekelompok pemuda pelaku panah wayer, Minggu (9/2/2020) sekitar pukul 01.30 WITA.

Warga Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo yang akrab disapa Usman menjadi korban dalam penyerangan kali ini. Dimana, panah wayer menancap dilehernya hingga tembus.

BACA  Lagi, Tambang Rakyat di Suwawa Timur Telan Korban

“Korban torang jaga pangge te Usman. Orang Batudaa Pantai, di desa Lamu dia,” ujar Silman, warga Limba U1.

Menurut sejumlah warga, ketika diserang, korban tengah buang air kecil saat dirinya lagi asik nongkrong.

“Pas dia sementara ba kincing, laju-laju kamari dorang pake motor. Baru, tiba-tiba te Usman ba taria minta tolong. Ternyata dia (Usman) so kana deng panah wayer dileher,” ungkap Silman.

BACA  Seorang Petani di Limboto Barat Ditemukan Gantung Diri

Usman pun langsung dilarikan ke RS Multazam oleh teman-temannya yang ada dilokasi kejadian.

Peristiwa ini sendiri merupakan kali ke 2, setelah sebelumnya pada Kamis (6/2/2020) lokasi tersebut diserang oleh pelaku panah wayer.

BACA  Jadi Tersangka, Brigjen Prasetijo Utomo Langsung Ditahan

Beruntung saat itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja, satu panah wayer ditemukan warga pasca penyerangan.

“Malam kamis olo dorang ada serang. Tapi tidak ada yang kana,” ungkap Herry, warga Lorong Japangi.

Kasus ini sendiri telah ditangani pihak kepolisian. Pelaku sementara diburu oleh pihak aparat.(rwf/hg)


Komentar