Rabu, 28 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lindungi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan-Pemkot Gorontalo Teken MoU

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial , pada Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:35 WITA Tag: , ,
  Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Hendra Elvian menyerahkan cinderamata kepada Walikota Gorontalo Marten Taha pada kegiatan penandatanganan MoU Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Jumat,(09/10/2020) di Manado.


Hargo.co.id, GORONTALO – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Gorontalo melaksanakan perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dan penandatanganan dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Pemerintah Kota Gorontalo. Jumat, (09/10) di Manado.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Sektor Formal dan Informal di Kota Gorontalo khususnya bagi pekerja yang terdampak pamdemi Covid-19.

Suasana pelaksanaan kegiatan perjanjian kerjasama antara Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan dan Pemda Gorontalo

Kegiatan ini dihadiri WaliKota Gorontalo Marten Taha, SE., M.Ec.Dev, Sekda Kota Gorontalo DR.Ir H. Ismail Madjid, M.TP, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo Nixon Rachman, SH.

BACA  Sebanyak 16 Honorer di Kabupaten Gorontalo Mundur

Adapun jumlah pekerja yang akan di daftarkan oleh Pemerintah Kota Gorontalo sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 21 ribu tenaga kerja yang terdiri dari 9000 pekerja sektor formal dan 12 ribu pekerja di sektor informal.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Gorontalo Hendra Elvian SE, MM mengapresiasi langkah nyata Pemerintah Kota Gorontalo dalam hal ini Walikota Gorontalo yang sudah mendukung dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Gorontalo dengan mengikutsertakan sebanyak 21 ribu tenaga kerja formal dan informal dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yakni program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)

BACA  Gorontalo Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Pencanangan Kampung Siaga Bencana

Atas nama BPJS Ketenagakerjaan saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Gorontalo khususnya pada Bapak Walikota Gorontalo yang sudah mendukung dan peduli terhadap kesejahteraan masyakat Kota Gorontalo dengan mengikutsertakan sebanyak 21 ribu pekerja formal dan informal dalam program JKK dan JKM, ucap Hendra Elvian.

Hendra Elvian berharap, hal ini dapat menjadi contoh bagi seluruh Pemerintah daerah di Provinsi Gorontalountuk segera mendaftarkan masyarakat yang berada di sektor formal maupun informal ke dalam payung program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kami berharap kedepannya hal ini dapat menjadi contoh bagi seluruh Pemerintah Daerah di Provinsi Gorontalo dalam pelaksanaan perlindungan tenaga kerja, tegasnya.

BACA  15 Oktober, Panglima TNI dan Kapolri Berkunjung ke Gorontalo

Tak tanggung-tanggung manfaat yang dapat diperoleh dari program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian tersebut sangat besar. Apabila terjadi risiko kecelakaan kerja mulai dari rumah hingga ke tempat kerja, maka seluruh biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan. Jika meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, maka ahli waris peserta mendapatkan jaminan kematian minimal Rp 42 juta. Tak hanya itu, anak peserta akan mendapat beasiswa pendidikan mulai dari usia TK hingga ke Perguruan tinggi total Rp 174 juta.(adv/lyd/hg)


Komentar