Senin, 26 September 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



LKPD Siap Difinalisasi, Sepekan Lakukan Kajian Mendalam

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Senin, 18 Juli 2022 | 09:05 Tag: ,
  Tim Pakar DPRD saat melakukan kajian membahas LKPD yang nantinya hasil kajian ini akan diserahkan ke DPRD dan akan dilakukan finalisasi.

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah sepekan, tim pakar DPRD Kabupaten Gorontalo melakukan kajian, yang diawali dengan pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dijadwalkan Banggar akan melakukan finalisasi, senin (18/7/2022) nanti.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru yang didaulat menjadi tim pengkaji mengatakan, pengkajian  oleh tim pakar sudah dilakukan dan nanti kita akan mengagendakan finalisasinya senin nanti. Adapun dasar kajian adalah LHP BPK serta  pembahasan dan pendalaman dari DPRD dengan OPD yang sudah dilakukan pekan kemarin termasuk dengan TAPD. 

“Kita sudah pelajari dokumennya dan sudah dikaji juga oleh tim pakar DPRD  dan sebelum diparipurnakan dilakukan finalisasi dan memberikan catatan dari hasil temuan BPK,”ungkap Roman. 

Dikatakan Roman, DPRD selama ini melakukan pembahasan secara objektif dalam menilai dokumen yang diberikan pada pemerintah daerah, terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. 

“Apapun hasilnya nanti, saya rasa ini untuk perbaikan daerah kedepan, seperti misalnya ada rekomendasi atau catatan yang diberikan DPRD tentunya adalah hal yang baik sebagai koreksi untuk pemerintah daerah,” jelas Roman.

Ia juga menambahkan, sampai saat ini juga belum bisa memberikan apa hasil pembahasan, karena memang untuk catatan sebagai rekomendasi ke pemerintah daerah pun masih akan dilakukan finalisasi. 

“Sehingga apa yang menjadi catatan pun belum bisa dipublish, karena memang belum melakukan finalisasi,” tegas politisi Nasdem ini. 

Sementara itu seperti diketahui, pekan kemarin DPRD, dibawah pimpinan Ketua DPRD Syam T Ase membuka rapat untuk mengkaji Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) lebih mendetail lagi, dan membentuk  membentuk tim perumus yang dilaksanakan di ruang Dulohupa. Syam mengatakan,  tim perumus yang dipimpin oleh Wakil Ketua ll yakni Roman Nasaru dan tim Banggar serta dihadiri oleh tim pakar, dimana, tim perumus ini bertugas mengkaji, membedah LKPD tahun anggaran 2021. 

“Karena namanya membedah LKPD tentunya tidak lari dari Laporan Hasil pemeriksaan (LHP) dari BPK-RI yang kita tindak lanjuti melalui pembahasan dengan tim perumus, dalam hal ini anggota Banggar,” ungkap Syam.  

Lanjut dikatakan Syam, dari LHP BPK-RI kita akan lihat seperti apa realisasi anggaran di tahun 2021 apakah sudah sesuai dengan laporan seratus persen dan sebagainya dan tentu kita akan lebih melihat dan mengkaji apa yang ada di LHP BPK-RI. 

“Insya Allah tim perumus kita berikan kesempatan satu minggu untuk mengkaji dan membeda LHP ini dibantu oleh tim pakar dan jika telah selesai dibedah dan dirumuskan, insya allah pekan depan akan diparipurnakan,”ungkap Syam.  

Aleg tiga periode ini mengingatkan kepada tim perumus untuk benar-benar mengkaji LKPD, termasuk catatan-catatan dari BPK-RI untuk dilakukan pembahasan mendalam. 

“Saya berharap kajiannya tidak asal jadi, tetapi benar-benar dibedah dari tim perumus yang dibantu tim pakar, terkait sejumlah catatan dari BPK-RI,” harap Politisi PPP ini.  

Syam juga mengingatkan kepada pemerintah daerah, dimana laporan untuk semester pertama sampai hari ini belum masuk ke DPRD.  Dan jika telah rampung tentunya ini bisa menjadi pintu masuk pengajuan KUA-PPAS untuk anggaran perubahan. 

“Jika selama sepekan ini bisa dikaji mendalam dan dirumuskan, sudah pasti untuk pembahasan KUA-PPAS perubahan pun bisa cepat dilaksanakan,” harap Syam. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 3 times, 2 visits today)

Komentar