Senin, 10 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



LKPJ Bupati Gorontalo Tahun 2020 Resmi di Paripurnakan 

Oleh Deice Pomalingo , dalam Legislatif , pada Rabu, 3 Maret 2021 | 15:05 WITA Tag: ,
  Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo didampingi Wakil Bupati Gorontalo, Hendra Hemeto saat menyerahkan LKPJ 2020. (Foto: Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Kabupaten Gorontalo, resmi menggelar paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Tahun 2020. Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Syam T Ase, turut hadir Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo didampingi Wakil Bupati Hendra Hemeto, Rabu (03/03/2021).

“LKPJ ini adalah tanggungjawab bersama penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat khususnya dua lembaga lembaga baik eksekutif dan legislatif,” kata Syam. 

Lebih jauh, Syam menjelaskan pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2020 didasarkan pada ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019 tentang laporan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dan Permendagri Nomor 18 Tahun 2020. Bahwa mengamanatkan kepada kepala daerah agar menyampaikan LKPJ ke DPRD dalam rapat paripurna satu kali paling lambat dilakukan tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

“Satu hal yang perlu dipahami bersama, bahwa dokumen LKPJ yang disampaikan tidak hanya sekedar huruf dan angka yang tertulis diatas kertas, melainkan cerminan dari seluruh hasil daya dan upaya dalam menjalankan pemerintahan,” tutur Syam.

Ia mengungkapkan, kewajiban konstitusional berupa pengajuan LKPJ laporan Bupati Gorontalo telah disampaikan sebelumnya sebagaimana surat Bupati Gorontalo nomor: 050/B.Perencanaan/091/2021, 15 Februari 2021. Perihal pengantar LKPJ Tahun 2020 yang disampaikan tepat waktu sesuai yang diamanatkan oleh ketentuan Peraturan-Perundangan. 

“Mewakili seluruh anggota DPRD, saya berharap program pemerintah daerah tahun 2021 mengalami peningkatan dan capaian serta progress yang  lebih baik dari tahun sebelumnya,” harap Syam. (wie/adv/hargo)

BACA  Komisi II Rekomendasikan Koperasi Budi Luhur Ditutup

Komentar