Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lolos dari Gerbang Panti, Anak Yatim Ini Laporkan Perbuatan Keji Pimpinan Panti

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 25 Maret 2017 | 12:45 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, hargo.co.id – Malang benar nasib keenam anak panti asuhan Al Hijrah yang berada di Kelurahan Tuladenggi, Kota Gorontalo.

Keenam anak asuh berinisial MD (14), NS (14), CA (15), KI (15), LP (16) dan MS (16) diduga menjadi korban pencabulan oleh pimpinan panti Al Hijrah berinisial IS (42).

Perbuatan keji IS itu ternyata sudah dilakukan sejak tahun 2016 lalu. Untungnya tiga anak asuh masing-masing MD, NS dan CA berhasil kabur dari panti asuhan yang dipimpin IS itu.

BACA  Diduga Langgar Prokes, Kegiatan Seminar Kesehatan Dibubarkan Polres Gorontalo Kota

Kaburnya tiga anak asuh dari panti asuhan ini menjadi awal terbongkarnya praktek pencabulan di panti asuhan tersebut.

NU yang merupakan orang tua NS kemudian menginterogasi anaknya ketika hendak pulang ke rumah, sebab NS menyatakan tak ingin lagi balik ke panti asuhan itu.

BACA  Pemeran Video Cekoki Miras ke Bayi Diringkus Polisi

[Baca: Astaga, Pimpinan Panti Cabuli 6 Anak Asuh]

Sangat mengejutkan, ketika NS mengaku tidak tahan hidup di panti asuhan karena mendapat perlakuan pelecehan seksual dari pimpinan panti sendiri. NS bahkan diduga telah disetubuhi IS.

Tidak terima dengan anaknya yang diduga menjadi korban pencabulan, NU lalu mendatangi Markas Polda Gorontalo dan melaporkanya, Jumat (24/3). Tak menunggu lama, Polisi kemudian bergerak dan melakukan penangkapan terhadap pimpinan panti asuhan yang khusus menangani anak-anak bermasalah hukum itu.

BACA  Disedot Tak Ada Hasil, Genangan Air di Simpang Empat BRI Andalas Terus Disorot

“NU mengadukan pemilik panti asuhan karena melakukan tindak pencabulan terhadap anaknya, NS,”kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Gorontalo AKBP Ary Donny Setiawan, Jumat (24/3). (tr-45/hargo)


Komentar