Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Longsor di Bone Pantai, Pengguna Jalan Sulit Melintas

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 1 Agustus 2020 | 11:05 WITA Tag:
  Kenderaan bermotor terpaksa harus diangkat menggunakan kayu yang diselipkan di velg untuk melintas jalan di perbatasan Desa Tolotio dan Tamboo, Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (1/8/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bagi masyarakat yang berencana menuju Provinsi Sulawesi Utara melewati jalur pesisir pantai selatan, Kabupaten Bone Bolango harus berhati-hati. Sebab, di wilayah tersebut terdapat beberapa titik longsor.

Seperti yang terjadi di perbatasan antara Desa Tolotio dan Desa Tamboo, Kecamatan Bone Pantai. Di lokasi itu, terjadi longsor yang cukup parah. Pengguna jalan baik roda dua dan roda empat sejak malam tadi tidak bisa melintas.

BACA  Daerah Belum Bebas Covid-19, Meski Sudah Menerapkan PSBB Transisi

“Dari tadi malam. Mobil dan motor sudah tidak bisa lewat akibat longsor di lokasi (Desa Tolotio dan Tamboo) itu,” ungkap Vivi, warga Kecamatan Bone Pantai saat dihubungi Hargo.co.id lewat telepon seluler, Sabtu (1/8/2020) pagi.

Kenderaan bermotor baru bisa melintasi jalan itu nanti pagi ini. Motor warga diangkat dengan cara menyelipkan kayu berukuran sedang ke velg motor. Sementara, mobil harus ditarik menggunakan tali yang berukuran besar.

BACA  Jelang Pilkada, Natal dan Tahun Baru, Gubernur Kumpul Petugas PLN

“Nanti tadi pagi baru bisa tembus. Itupun motor dorang angkat dengan kayu. Terus mobil dorang tarik dengan tali,” sambung Vivi.

Ia menambahkan, saat ini sudah ada sejumlah alat berat untuk membersihkan material longsor yang berserakan dijalanan.

BACA  Begini Penerapan Protokol Kesehatan di Mapolsek Botupingge

“Pak Bupati tadi sudah meninjau. Sudah ada juga alat berat yang mengangkat tanah yang menghambat pengguna jalan,” pungkas Vivi.

Longsor ini sendiri terjadi karena tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Bone Bolango sejak Kamis (30/7/2020). (rwf/hg)


Komentar