Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Longsor Sumalata Cs, Masih 4 Titik

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Rabu, 1 Maret 2017 | 09:17 AM Tag: , ,
  

GORUT Hargo.co.id – Proses pembersihan material longsor yang menutup jalur Trans Sulawesi di Kecamatan Sumalata Timur hingga Kecamatan Biau, masih berlangsung. Kurang lebih masih terdapat 4 titik longsoran besar yang harus dibersihkan berada di Kecamatan Sumalata Timur dan Biau.

Pemasangan jembatan balley untuk jembatan yang putus di Desa Kiakia Kecamatan Sumalata telah selesai dikerjakan. Hanya saja, akses di areal jembatan menuju Biau masih tertimbun longsor.

Dilokasi ini terdapat dua excavator untuk membersihkan material longsor dan membantu memasang jembatan darurat. Untuk plat duicker yang ambruk di Desa Dunu Kecamatan Monano sudah bisa dilalui. Warga bersama instansi teknis langsung bekerja menimbun jalur yang longsor tersebut.

“Kurang lebih masih ada dua titik lagi longsoran besar dari Desa Kikia menuju Buloila,” terang Penasehat Taruna Siaga Bencana (Tagana) Gorut, Rizan Demanto yang saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan di lokasi.

Di Kecamatan Biau menurut Rizan, juga terdapat dua titik longsoran besar. Salah satunya di Desa Sembihingan. 500 meter lebih jalan di areal tersebut tertutup longsor dengan ketinggian material mencapai 3 meter. “Di titik ini cukup parah. Di Biau ada satu unit excavator yang beroperasi dan kini membutuhkan bahan bakar,” terangnya, sore kemarin.

Sementara itu, akses transportasi warga dari Kecamatan Tolinggula dan Biau yang hendak ke Sumalata masih memanfaatkan transportasi laut dari Biau menuju Desa Bulontio tepatnya di Rumah Makan Limu dengan biaya R 50 per orang. Untuk kendaraan roda dua bisa mencapai Rp 300 ribu menggunakan pelang.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar