Kamis, 24 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lulusan Paralegal Siap Berikan Layanan Hukum

Oleh Wawan Gusasi , dalam HumKam , pada Senin, 4 November 2019 | 12:36 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO –  Sebanyak 36 orang peserta dari mahasiswa dan masyarakat umum, mengikuti pelaksanaan pelatihan paralegal angkatan ke 3, yang dilaksanakan oleh yayasan lembaga bantuan hukum Indonesia Gorontalo, kerjasama dengan Rumah Bantuan Hukum Rachmat Gobel dan Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia (APPI) Provinsi Gorontalo.

Pelatihan paralegal ini dilaksanakan selama tiga hari, terdiri dari dua hari teori dan satu hari studi kasus. Pemberian materi sendiri dilakukan di hotel jambura inn, Universitas Negeri Gorontalo.

BACA  Langgar Protokol Kesehatan, Kapolres Boalemo Janji Beri Sanksi

Materi yang diberikan antara lain, mengenal lebih jauh lembaga-lembaga hukum di Indonesia serta fungsinya, teknik penanganan perkara, pendidikan dan pelatihan paralegal, pengantar hak asasi manusia, keterampilan adokasi dengan penerapan norma-norma hukum, sistem hukum di Indonesia, strategi dan taktik advokasi penanganan perkara litigasi dan non litigasi. Dan dihari ketiga dilakukan simulasi sampai pada studi kasus.

BACA  Sanksi Menanti Jika Kedapatan Tak Kenakan Masker Saat Beraktivitas

“Setelah mengikuti materi selama dua hari, peserta kemudian turun ke masyarakat, mencari kasus hukum yang menimpa masyarakat, kemudian kasus tersebut dibedah untuk dicarikan jalan keluarnya,” ungkap  ketua panitia pelaksana, Frengky Kasim, SH.

Ia menambahkan bahwa, dari hasil pelaksanaan simulasi, para peserta sudah bagus, mereka mampu menerapkan mengaplikasikan teori dengan menyelesaikan kasus hukum yang ada.

BACA  Langgar Protokol Kesehatan, Kapolres Boalemo Janji Beri Sanksi

Sementara itu, Dr. Duke Arie, mengatakan bahwa paralegal disiapkan untuk menjadi magang advokat, setelah mengikuti tahapan pendidikan kemahiran advokat. “Paralegal ini yang mempunyai kompetensi untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan hukum serta masukkan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (wan/hg)


Komentar