Selasa, 15 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mabuk, Pengendara Rusak Motornya karena Ditilang. Simak Berita dan Videonya

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Indonesia 99 Kata , pada Kamis, 20 Februari 2020 | 18:55 WITA Tag: , , , , , ,
  Pengendara Mabuk Rusak Motornya di Pohuwato. (foto : istimewa/Satlantas Polres Pohuwato)


Hargo.co.id, GORONTALO – Akibat pengaruh minuman keras (Miras), salah seorang penumpang nekat merusak sepeda motor jenis Honda Revo, tanpa TNKB ketika hendak ditilang oleh anggota Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato.

Aksi itu pun viral setelah direkam oleh anggota Polres Pohuwato dan kemudian dibuat status melalui media sosial WhatsApp.

Dalam video tersebut, Nampak seorang lelaki yang sudah dalam kondisi mabuk, mencoba menghancurkan motor rekannya yang ditangkap oleh anggota Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato, karena melanggar aturan lalu lintas.

BACA  Gubernur Gorontalo Terus Ingatkan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Bahkan dalam video tersebut, sang lelaki sempat mengeluarkan kata-kata kasar dan memaki anggota yang sedang bertugas.

Kapolres Pohuwato, AKBP Teddy Rayendra,SIK,MIK melalui Kasat Lantas AKP Adek Dermawan,SH,SIK ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Dikatakan Alumnus Akpol 2010 ini, ketika anggota sedang melakukan operasi di jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kecamatan Wanggarasi, melintas sepeda motor tanpa TNKB serta pengemudi dan penumpang yang tidak menggunakan helm.

BACA  ODGJ di Gorontalo Utara Tinggi, Bupati Kaget

“Jadi, pengemudi sepeda motor dan juga penumpangnya sudah dalam kondisi mabuk. Nah, ketika hendak ditindak oleh anggota, penumpangnya mengamuk, marah-marah dan kemudian hendak menghancurkan sepeda motornya,” ungkapnya.

Lanjut kata mantan Kapolsek Kota Timur ini, selain tidak menggunakan helm dan tidak ada TNKB, pengemudi pula tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan tidak membawa STNK.

BACA  Duel di Terminal Andalas, Pria Asal Bolmut Tewas

Keduanya pun bergerak dari arah Kecamatan Wanggarasi dan hendak menuju kearah Kecamatan Marisa.

“Selain kendraan dan surat-suratan yang tidak lengkap, pengemudi dan penumpang sudah dalam kondisi mabuk. Hal ini tentu sangat membahayakan, baik membahayakan diri keduanya, maupun membahayakan pengemudi lainnya. Oleh karena itu, kendaraan sudah kami amankan di Polres Pohuwato,” pungkasnya ketika diwawancarai Hargo.co.id, Kamis (20/02/2020). (kif/hg)


Komentar