Senin, 29 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mahasiswa KKN Tematik UNG di Mootilango Sukses Rampungkan ‘Program Desa Membangun’

Oleh Admin Hargo , dalam Edukasi , pada Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:05 AM Tag: ,
  Sebanyak 30 Mahasiswa KKN Tematik UNG yang terbagi dari dua desa yakni Desa Paris dan Desa Karyamukti sukses jalankan Program Edukasi Pengelolaan BUMDes dan Sumber Daya Desa Sabtu, (16/10/2021) (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Dua desa di Kecamatan Mootilango. Kabupaten Gorontalo yakni Desa Paris dan Desa Karyamukti menjadi lokasi pelaksanaan KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Ada sebanyak 30 mahasiswa yang mengikuti KKN Tematik di dua desa tersebut.

Menariknya yakni mereka sudah melaksanakan program pengabdian dengan membuat berbagai kegiatan yang membantu proses pembangunan desa terhitung mulai September-Oktober. Berdasarkan tema ‘Desa Membangun’, mahasiswa mengawali kegiatan dengan melakukan pengkajian keadaan desa, pencermatan RPJMD/RKP desa dan merumuskan program kerja.

Program kegiatan yang telah direalisasikan meliputi 4 bidang kewenangan desa, diantaranya pembuatan flyer profil dan informasi desa, edukasi dan pendampingan vaksinasi masyarakat, penataan batas dusun/desa. Selanjutnya, pelatihan penggunaan google form, pengadaan pojok literasi, pendampingan mitra kerja karang taruna, asistensi mengajar di sekolah dan taman pengajian, pelatihan publik speaking, pelatihan kesenian dan pelatihan pembuatan produk olahan makanan.

Sabtu, (16/10/2021), program kegiatan dilanjutkan dengan melakukan edukasi pengelolaan BUMDes dan Sumber Daya Desa. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Mootilango Hasim Rivai, Dosen Pembimbing Lapangan, Bobby Rantow Payu, Pemerintah Desa, pengelola BUMDes, BPD, karang taruna dan elemen masyarakat yang sempat hadir baik dari Desa Paris maupun Desa Karyamukti.

“Kegiatan ini memberikan manfaat bagi desa di Mootilango khususnya bagi elemen masyarakat agar lebih aktif dalam menjawab segala masalah yang dihadapi dalam pengelolaan BUMDes. Dengan harapan semoga kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan, tidak hanya bagi Desa Paris dan Karyamukti, namun untuk semua desa di Mootilango,” kata Hasim Rivai. 

Camat Mootilango, Hasim Rivai saat memberi sambutan dan membuka kegiatan terkait pengelolaan BUMDes dan Sumber daya desa. (Foto: Istimewa_
Camat Mootilango, Hasim Rivai saat memberi sambutan dan membuka kegiatan terkait pengelolaan BUMDes dan Sumber daya desa. (Foto: Istimewa_

Sementara itu,  Dosen Pembimbing Lapangan yang juga sebagai pemateri, Bobby Rantow Payu mengatakan, BUMDes punya peran penting dan strategis sebagai motor penggerak ekonomi desa. Untuk itu penguatan peran BUMDes mutlak perlu selalu dilakukan. Dalam penguatan ekonomi desa, BUMDes tidak hanya berorientasi profit namun juga harus berperan dalam memberdayakan masyarakat di desa.

“Untuk mencapai 2 tujuan tersebut maka dalam memilih usaha yang akan dikembangkan, BUMDes seharusnya memilih usaha-usaha yang sesuai dengan potensi desa dan tidak susah dijalankan oleh masyarakat desa,” katanya.

Dalam pengelolaannya, seluruh elemen masyarakat baik pemerintah desa maupun masyarakat desa harus mengambil peran sebagai inisiator dalam keberhasilan dan keberlanjutan BUMDes. 

“Kerja sama yang terjalin erat antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, dengan seluruh elemen masyarakat menjadi poin utama dalam menjadikan BUMDes memiliki peran strategis di desa. Seperti pada kondisi pandemi saat ini, BUMDes dapat berperan sebagai pilar PPKM Pedesaan yang menopang kesejahteraan masyarakat dan kemandirian desa,” kata Abdulrahim Maruwae selaku Narasumber dan juga tim DPL.

Terkait beberapa program yang tersisa, Abdulrahim berharap agar bisa dimaksimalkan sampai akhir Oktober. Ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim mahasiswa KKN Desa Paris dan Karyamukti atas pencapaiannya sejauh ini. (***)

 

Penulis : Rita Setiawati

(Visited 429 times, 1 visits today)

Komentar