Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mahasiswa KKN UNG Diasuransikan Selama Setahun

Oleh Admin Hargo , dalam Edukasi Gorontalo , pada Saturday, 4 September 2021 | 12:05 PM Tags: , ,
  Rektorat UNG

Hargo.co.id, GORONTALO – Sesuatu yang tidak diinginkan seperti musibah kecelakaan dan kematian bisa saja terjadi kepada kita sebagai manusia. Semua peristiwa tersebut tidak bisa diprediksi kapan dan dimana datangnya. Pentingnya asuransi jiwa bertujuan untuk memberikan jaminan finansial atas resiko yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Saat ini mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tak perlu khawatir bila mengalami hal-hal yang tidak diinginkan selama di lapangan. Karena, pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNG telah menyiapkan kartu asuransi untuk setiap mahasiswanya.

Informasi yang berhasil dihimpun, LPPM sudah mempersiapkan kartu asuransi untuk mahasiswa yang mengikuti KKN UNG 2021 ini. Kartu asuransi yang diberikan merupakan asuransi jiwa kesehatan berjangka yakni asuransi yang memiliki jangka waktu selama satu tahun dimulai sejak menjalani program KKN tersebut.

Sebelumnya mahasiswa sudah diwajibkan membayar uang sebesar Rp 600 ribu saat mendaftar KKN. Uang tersebut nantinya akan digunakan untuk biaya konsumsi, transportasi, program kerja, atribut dan asuransi. 

“Jadi, dana sebesar Rp 600 ribu itu, sudah termasuk asuransi jiwa kesehatan dan lainnya,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNG, Prof. Dr. Ishak Isa M.Si.

Bukan tanpa alasan dilakukan pengadaan kartu asuransi jiwa kesehatan ini. Menurut Ishak Isa, untuk melindungi mahasiswa peserta KKN mengingat pada tahun-tahun sebelumnya sudah ada kejadian. 

“Lima tahun lalu ada mahasiswa KKN UNG di Atinggola, tangannya ditebas dengan benda tajam dan nyaris putus. Kasus lain terjadi pada 2020 kemarin, ada mahasiswa yang KKN di Pohuwato. Setelah tiga bulan menjalani KKN, ia meninggal dunia karena tersengat listrik. Karena asuransi jiwa kesehatan berlaku selama satu tahun, jadi asuransi tersebut bisa diklaim dan pihak keluarganya mendapatkan Rp 12 juta,” jelas Ishak Isa. 

Masing-masing mahasiswa mendapatkan kartu asuransi dengan masa satu tahun. Jadi kalau mahasiswa sudah selesai ikut program KKN, kemudian mengalami kecelakaan, itu bisa kita klaim dengan syarat tidak lebih dari 3 bulan sejak kecelakaan terjadi.

Hal ini diupayakan pihak LPPM guna menjamin keselamatan dan keamanan setiap mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang tengah mengikuti program KKN (***)

 

Penulis: Rita Setiawati

(Visited 387 times, 1 visits today)

Komentar