Minggu, 12 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mahasiswa UNG Sulap Kulit Udang jadi Handsantizer

Oleh Wawan Gusasi , dalam Edukasi Gorontalo Headline , pada Jumat, 20 Maret 2020 | 15:20 WITA Tag: , , , ,
  Proses pembuatan Handsanitizer di Lab Kimia, Fakultas MIPA UNG, dari bahan dasar kulit udang, Kamis (19/03/2020). (foto wawan gusasi/hargo)


Hargo.co.id, GORONTALO – Merebaknya coronavirus (Covid-19) memunculkan kekhawatiran warga, tak terkecuali di Gorontalo. Akibatnya sejumlah barang yang diyakini bisa mencegah penularan seperti masker dan handsanitizer, diburu.

Kini, warga kesulitan mendapatkan dua barang itu. Ada yang meracik sendiri handsanitizer, seperti yang dilakukan enam mahasiswa Jurusan Kimia, Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Mereka didampingi Ketua Jurusan Kimia, Wiwin Kunusa, M.Pd serta Dekan F.MIPA, Prof. Dr. Astin Lukum,M.Si.

Menariknya, handsanitizer yang diracik, tidak seperti pada umumnya, yakni dari bahan pelembab dan campuran alkohol dengan kadar tertentu. Handsanitizer ‘made in’ mahasiswa kimia ini, berbahan dasar kulit udang.

BACA  Anggaran Digeser, Banggar DPRD Gorut Kecolongan

Awalnya, kulit udang dikeringkan selama dua pekan, tapi tidak dikeringkan lewat matahari hanya didiamkan begitu saja. Setelah itu dihaluskan, sehingga akan menjadi Kitason (Bahasa senyawa dalam kimia,red). Nah, kitason ini nantinya akan menjadi bahan dasar untuk dibuatkan menjadi Handsanitizer, setelah dicampur dengan bahan kimia lainnya, seperti CH3COOH, dan Aquades.

“Kitason ini yang nantinya akan menjadikan bahan untuk penghambat dari bakteri yang akan masuk ditubuh kita,” ujar mahasiswa Kimia, Anggung Sasmita yang didampingi rekan-rekannya.

BACA  Plt. Sekda Boalemo Dijemput Petugas di Jakarta, Simak Berita dan Videonya

Pembuatannya pun memakan waktu dua puluh empat jam, karena akan menghasilkan campuran yang benar-benar bisa digunakan. Bahkan Jurusan Kimia masih melakukan berbagai percobaan sebelum jadi maksimal.

Hasilnya Handsanitizer ini juga ada yang dalam bentuk cairan dan juga yang dalam bentuk gel. Para mahasiswa ini juga tergabung dalam Teknopreneur, dan dijadikan skripsi oleh mahasiswa.

Prof. Astin Lukum,M.Si menyampaikan bahwa pembuatan Handsanitizer ini memang baru sebatas mencakup kebutuhan dari lingkungan kampus, dengan tujuan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ini.

“Penyebaran Virus Covid – 19 ini, tentunya harus kita cegah, dan kami dari Jurusan Kimia, F.MIPA UNG sudah membuat Handsanitizer. Memang ini dilakukan belum dalam jumlah produksi yang besar, hanya masih dalam skala lab untuk kebutuhan kampus UNG,” ujar Prof Astin.

BACA  Update Covid-19 Gorontalo : 31 Orang Sembuh, Enam Pasien Baru

Ia juga menambahkan sangat terbuka jika ada investor atau perusahaan yang akan melakukan kerjasama dengan F.MIPA untuk memprorduksi Handsanitizer untuk kebutuhan dari masyarakat.

“Kalau sudah dengan perusahaan atau investor itu ada skala yang besar, sehingga saya berharap bisa digunakan oleh masyarakat yang banyak,” pungkasnya. (wan/hg)


Komentar