Selasa, 15 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Mahmoud Eid Tetap Berlatih di Swedia meski Puasa Selama 19 Jam

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Sepakbola , pada Jumat, 15 Mei 2020 | 17:05 WITA Tag: , , , , ,
  Striker Persebaya Mahmoud Eid tetap menjalani latihan selama jeda korona di Swedia. (Jawa Pos)


Hargo.co.id, SWEDIA – Pemain Persebaya Surabaya masih menjalani latihan online kemarin. Lalu, bagaimana dengan Mahmoud Eid yang saat ini berada di Swedia?

Seperti dilansir Jawapos.com, Winger Persebaya itu tetap berlatih dengan mantan klubnya, Nykopings BIS. Selain itu, Mahmoud masih melakukan latihan individu dua kali dalam sepekan.

Punya jadwal latihan rutin tak membuat Mahmoud lupa menghibur diri. Ya, selama pandemi, dia punya rutinitas lain di luar latihan. ”Sejak masuk (bulan) puasa, saya sering melihat film dan beberapa serial televisi,” kata pemain 26 tahun itu. Film bertema aksi dan kriminal jadi favorit pemain berpaspor Palestina tersebut.

BACA  Beri Rasa Aman, ASN Pemprov Gorontalo Wajib Swab Test

Rutinitas itu dilakukan juga untuk menunggu waktu berbuka. Maklum, di Swedia durasi puasa bisa mencapai 19 jam. Kondisi yang jauh berbeda dengan di Indonesia. Yakni, puasa hanya sekitar 14 jam. Karena itu, Mahmoud bisa sangat betah berlama-lama saat melihat film maupun serial televisi.

Selain itu, mantan pemain Kalmar FF tersebut sering bermain dengan teman-temannya. Bukan sepak bola, tapi bermain padel tenis. ”Saya cuma ingin menghabiskan waktu saja selama menjalankan puasa,” tambahnya. Lagi pula, olahraga padel tenis bisa menjaga kondisi tubuhnya. Sebab, dibutuhkan kondisi fisik yang oke untuk memainkan olahraga tersebut.

BACA  Seolah Pandemi Covid-19 Telah Pergi, Wuhan Sudah Gelar Party Seperti Ini

Saat tiba berbuka, Mahmoud pun punya menu favorit. Makanan yang paling dia cari adalah sup lentil. Yakni, sup yang kuahnya terbuat dari kacang-kacangan. ”Selain itu, saya suka makanan khas Arab, molokhia,” tambah pemain kelahiran 26 Juni 1993 tersebut. Beruntung, dia dengan mudah mendapatkan dua makanan favoritnya di Swedia.

BACA  Sevilla Lengkapi Patah Hati MU Musim Ini

Bagi Mahmoud, menjalani puasa di Swedia cukup disyukuri. Dia pun berharap agar mampu menjalani sisa bulan Ramadan dengan baik. ”Semoga saya juga bisa merasakan Hari Raya Idul Fitri yang indah bersama teman dan keluarga,” harapnya.(mi/gus/jawapos/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh Jawapos.com dengan judul yang sama. Pada edisi Kamis, 14 Mei 2020.

Komentar