Sabtu, 11 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Malam Ini, Tumbilotohe Dimulai

Oleh Aslan , dalam Headline Metropolis , pada Senin, 11 Juni 2018 | 15:54 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id – Malam nanti, masyarakat Gorontalo akan menggelar tradisi malam pasang lampu, atau tumbilotohe. Hanya saja sejak subsidi minyak tanah dicabut pemerintah, masyarakat Gorontalo selalu kesulitan jika datang perayaan tumbilohe. Tradisi malam pasang lampu ini memang menyedot banyak minyak tanah, karena menggunakan lampu botol yang bahan bakarnya adalah minyak tanah. Solusi yang dilakukan pemerintah adalah menyediakan bantuan minyak tanah ke titik-titik tertentu perayaan tumbilotohe, namun langkah itu masih kurang optimal.

Jadinya, kini tumbilotohe banyak beralih ke lampu hias listrik yang berwarna-warni. Tidak cuma itu, sudah sangat jarang masyarakat menggunakan alikusu sebagai tenpat lampu tumbilotohe. Kendati begitu, khusus untuk tumbilotohe yang dilombakan, wajib menggunakan lampu botol mayoritas atau di atas 75 persen.

BACA  Kembali Bikin Onar, John Kei Cs Ditangkap Polisi

“Syaratnya kalau menggunakan lampu listrik, hanya 25 persen tidak lebih,”kata Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo Nancy Lahay.

Ia mengatakan, untuk Pemprov Gorontalo tahun ini menyiapkan enam titik masing-masing di kawasan bypass Tamalete sampai Jembatan Talumolo II dan kawasan bantaran sungai, termasuk jalan menuju kantor Gubernur, kawasan pendaratan Soekarno di Iluta, lapangan Ippot Tapa, lapangan Tabongo, bantaran kanal Tamalate dan kompleks simpang tiga Markas Brimob, Isimu.

Menurut Nancy Lahay, pada enam titik itu, tidak hanya menampilkan tumbilotohe, tapi juga diisi dengan kegiatan-kegiatan budaya.

“Ada berbagai macam kegiatan, dan itu menjadi salah satu aspek penilaian nanti. Seperti ada atraksi bunggo (meriam bambu), polopalo, atau dana-dana,”katanya.

BACA  Terkait Protokol Kesehatan di Pasar, Gubernur Tagih Komitmen Kepala Daerah

Ia menargetkan, festival tumbilotohe tahun ini akan mampu menyedot wisatawan terutam wisatawan manca negara ke Gorontalo. Apalagi menurut Nancy Lahay, festival tumbilotohe mendapat support langsung dari Kementerian Pariwisata. “Promosi tentang tumbilotohe itu sudah mereka lakukan, bahkan sampai ke luar negeri,”katanya.

Di Kabupaten Gorontalo, tumbilotohe sebentar malam akan dihadiri langsung Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama.

“Alhamdulillah besok (hari ini-red) beliau (Dirjen Binmas) akan ikut menyaksikan malam pasang lampu, ini jelas menjadi kebanggaan kita, karena kegiatan wisata berbalut religi ini mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” ujar Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo.

BACA  500 TKA Asal China Ditolak di Kendari, Perbatasan Kota Ditutup

Ia mengatakan, ada ribuan lampu botol yang akan menghiasi taman Menara Ahmad Pakaya Limboto, sejumlah titik di Kabupaten Gorontalo juga dipastikan akan menghadirkan panorama hiasan lampu yang memukau. Sebut saja di Taman Telaga, di Desa Wisata Talumelito, Pentadio Resort, dan pusat perayaan lainnya. Begitu pun di Kabupaten Boalemo, daerah yang selalu juara setiap helatan Tumbilotohe ini, mengemasnya dengan cukup menarik.
Kali ini pusat tumbilotohe dipusatkan di Desa Terpadu Mandiri (DTM) Kota Raja, Kecamatan Dulupi.

“Targetnya tumbilotohe 2018 harus berlangsung spektakuler, lebih semarak dari tahun-tahun sebelumnya,”kata Bupati Darwis Moridu. (gp/hg)


Komentar