Sabtu, 11 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Malam Qunut di Batudaa: Ada yang Makan Pisang, Tarik Tambang hingga Lari Karung

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 11 Juni 2017 | 15:25 WITA Tag: , ,
  


 

GORONTALO, hargo.co.id – Tak terasa kini sudah hampir memasuki pertengahan bulan Ramadan. Pertengahan bulan Ramadan atau yang biasa disebut sebagai malam Qunut kerap diisi oleh berbagai tradisi, termasuk pula di Gorontalo.

Seperti yang terlihat di Desa Payunga, Kecamatan Batudaa. Di desa ini, akan diadakan acara untuk memeriahkan malam pertengahan bulan Ramadan. Lomba makan kacang dan pisang, menjadi salah satu kegiatan yang sudah menjadi tradisi pada acara tahunan tersebut.

BACA  Jembatan ke Pinogu Ambruk, Simak Berita dan Videonya

Sejumlah panitia penyelenggaara mulai mempersiapkan lokasi acara pada malam Qunut yang puncak acaranya pada besok malam, Sabtu (10/6).

Terlihat pula para pedagang yang mulai mengatur lapak-lapak mereka untuk berjualan sejumlah dagangan seperti pakaian maupun makanan selama acara berlangsung.

“Memang tiap malam Qunut jaga jualan disini pak, Alhamdulillah keuntungannya lumayan,” kata Lisnawati Karim (42), salah satu pedagang pisang dan kacang.

BACA  Soal Calon Pendamping Rustam Akili, Ini Kata Roman Nasaru

Ketua Rema Muda Desa Payunga yang juga selaku panitia pelaksana, Aroman Monoarfa mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan menyambut malam Qunut ini.

“Jadi mulai malam nanti kita akan mulai untuk kegiatan lomba (tadi malam, red), Adapun perlombaannya antara lain tarik tambang, lari karung, bakiak, dan tentunya juga lomba makan kacang yang sudah menjadi tradisi disini,” ujarnya.

BACA  Terima Bantuan Rapid Test, Gubernur Ucapkan Terima Kasih ke Pusat

Sementara itu, Kepala Desa Payunga, Wawan Kasa mengharapkan, acara perayaan malam Qunut yang merupakan tradisi dan setiap tahun digelar ini bisa berjalan dengan baik.

“Jika pada tahun-tahun sebelumnya kegiatannya hanya berlangsung satu hari, pada tahun ini digelar 4 hari, dimana acara puncaknya pada malam minggu dan bertepatan dengan malam Qunut. Dan para pedagang pun sudah mulai bisa berjualan pada lapak-lapak yang telah disediakan,” pungkasnya.(tr-55/hargo)


Komentar