Rabu, 30 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Malaysia Tutup Pintu Masuk Buat WNA dari 23 Negara, Termasuk Indonesia

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Dunia , pada Sabtu, 5 September 2020 | 16:05 WITA Tag: ,
  Dato' Indera Khairul Dzaimee Bin Daud. Foto: diambil dari Antara


Hargo.co.id, JAKARTA – Malaysia menutup pintu masuk buat warga pemegang visa jangka panjang dari 23 negara yang beresiko tinggi terhadap COVID-19, termasuk dari Indonesia.

Seperti dilansir JPNN.com, Larangan tersebut disampaikan oleh Dirjen Imigrasi Departemen Imigrasi Malaysia, Dato’ Indera Khairul Dzaimee Bin Daud dalam surat yang dikirim ke Kepala Imigrasi Negara Bagian dan Kepala Imigrasi Bandara KLIA, Sabtu (5/9).

Indera mengatakan Menteri Pertahanan Malaysia Kamis (3/9) sudah mengumumkan melarang masuk pemegang pas kunjungan jangka panjang bagi negara-negara yang mencatatkan kasus COVID-19 melebihi 150.000 kasus.

BACA  Xi Jinping Telepon Jokowi Lagi, Minta Indonesia Lakukan Ini

Adapun negara-negara yang dilarang masuk adalah pemegang pas kunjungan jangka panjang dari Amerika Serikat, Brasil, India, Rusia, Peru, Kolombia dan Afrika Selatan.

Kemudian dari Meksiko, Spanyol, Argentina, Chili, Iran, Inggris, Banglades, Arab Saudi, Pakistan, Prancis, Turki, Italia, Jerman, Filipina dan Indonesia.

Mereka yang tidak diperkenankan masuk terdiri dari penduduk tetap (PR), visa program Malaysia My Second Home (MM2H) dan semua ekspatriat (pas profesional kategori I hingga III), Pas Residen Talent (RPT), Pas Kunjungan Pakar dan Pas Tanggungan (Dependent Pass), visa pelajar dan visa kunjungan sementara.

BACA  Pejabat Amerika Kembali Kunjungi Taiwan, Militer Tiongkok Langsung Pamer Kekuatan

“Larangan masuk juga turut melibatkan warga negara asing lain yang menjadi penduduk tetap atau mempunyai visa jangka panjang dari 23 negara. Izin masuk yang sudah dikeluarkan juga tidak terpakai,” katanya.

Indera mengatakan pengecualian diberikan kepada diplomat di bawah perintah pengecualian.

“Pengecualian juga diberikan bagi diplomat dan staf kedutaan yang belum mempunyai visa, masuk pertama atau penduduk negara lain seperti pemegang paspor PBB, WHO dan UNDP,” katanya.

BACA  Konflik Armenia Vs Azerbaijan Memanas, Turki Siap Kirim Pasukan

Kemudian kru pesawat, pelaut, pilot, kru penerbangan dengan syarat ‘general declaration’, kru dan pekerja profesional industri minyak dan gas.

“Arahan ini berlaku mulai 7 September 2020 di semua pintu masuk Malaysia,” katanya. (antara/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul: “Malaysia Tutup Pintu Masuk Buat WNA dari 23 Negara, Termasuk Indonesia“. Pada edisi Sabtu, 05 September 2020.

Komentar