Senin, 5 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Preview Man City vs Leicester: Jangan Biarkan Kuda Berlari Sendirian

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Sportivo , pada Sabtu, 6 Februari 2016 | 11:51 Tag: , , ,
  

Hargo.co.id - Leicester City masih terus berlari. Sampai dengan pekan ke-24, belum ada yang mampu menghentikan laju kuda hitam itu di pacuan menuju gelar juara Premier League.

Malam nanti, semuanya layak berharap Manchester City yang menjegalnya di Etihad, Manchester.

Sebab, gagal menjinakkan klub berjuluk The Foxes itu sama dengan membiarkan laju kuda hitam Premier League 2015-2016 ini makin kencang.

Bukan lagi berselisih tiga angka. Leicester bisa melaju sendirian dengan gap lima angka.

Statistik Premier League musim ini mencatat, gap terjauh antara klub di peringkat pertama dan kedua klasemen adalah empat angka. Gap empat angka itu dibukukan skuad asuhan Manuel Pellegrini tersebut pada pekan kelima (13/9).

Superioritas City di Etihad bisa jadi pembunuh asa Leicester itu. Di Premier League, rekor 75 persen kemenangan kandang City menjadi yang terbesar di antara klub lainnya.

Bukan hanya menghentikan parade puncak klasemen Leicester di angka 47 hari.

Mengalahkan Leicester akan mengantarkan City kembali ke puncak di bulan Februari. Bulan yang selalu menentukan juara akhir musim di Premier League. Meski poinnya akan sama 50, agresivitas gol Yaya Toure dkk lebih garang.

’’Dan kami harus memanfaatkannya,’’ ujar bek City Bacary Sagna, kepada situs resmi klub.

Dari 12 laga kandangnya, hanya tiga kali City kehilangan poin. Sekali imbang dan dua kali tumbang. Untungnya, Leicester belum berpengalaman untuk menekuk raksasa di laga tandang. Tottenham Hotspur dan Liverpool jadi dua raksasa yang sudah dihadapi Wes Morgan dkk.

Hasilnya, Leicester hanya bisa sekali memenangi laga (lawan Spurs 1-0, 14/1) dan tumbang di tangan Liverpool 0-1 (26/12). Menurut bek Prancis ini, bersama dengan laga melawan Tottenham pekan depan (14/2), melawan Leicester ini bisa menentukan klasemen akhir.

’’Tidak boleh ada satu poin pun yang lepas,’’ sebutnya.

Peran Sagna di sisi kanan defense City bersama Nicolas Otamendi akan berperan vital untuk membendung laju Jamie Vardy. Striker pencetak gol terbanyak Premier League dengan 18 gol itu lagi on fire.

Pekan lalu Vardy mencatat brace atau dua gol ke gawang Liverpool (3/2).

Vardy bisa saja membidik gawang Joe Hart untuk koleksi gol ke-19 atau ke-20-nya. Sekedar diketahui, dari semua jala gawang klub raksasa di Premier League, hanya gawang City yang belum pernah dijebol oleh striker berusia 29 tahun itu (ren/hargo)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar