Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Manfaatkan Medsos Dalam Pelaksanaan FPS

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Sunday, 12 September 2021 | 20:05 PM Tags: , ,
  Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu.

Hargo.co.id, GORONTALO – Meski pelaksanaan event Festival Pesona Saronde (FPS) 2021 di tengah pandemi covid-19 dan ditambah lagi dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun pelaksanaannya diharapkan dapat diikuti atau dinikmati oleh masyarakat, terlebih di daerah itu dan juga berlangsung dengan meriah.

Untuk kepentingan tersebut, Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu menyarankan kepada pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) untuk dapat memanfaatkan media sosial (medsos) dalam pelaksanaan kegiatan yang dimaksud. 

“Jadi, media sosial harus betul-betul dimanfaatkan secara efektif. Kalau perlu disiarkan secara langsung, di akun YouTube milik pariwisata. Bahkan, kalau perlu diberi hadiah bagi mereka yang menonton, termasuk mereka memberi komentar yang bagus dan menarik,” kata Thariq Modanggu.

Untuk kepentingan pelaksanaan kegiatan tersebut, kata Thariq Modanggu, dari sekarang ini mulai dibuat semacam pamflet yang mengajak masyarakat untuk menyaksikan event tersebut lewat media sosial.

“Misalnya ada tagline ‘di YouTube lebih jelas daripada ke Saronde. Jadi, ada tagline-tagline khusus pandemi. Ini agar orang melihat, meski dalam situasi yang terbatas, tapi di dunia maya benar-benar event ini menjadi trending topic, betul-betul ramai. Ini yang harus didesain,” jelasnya.

Selain itu juga, terkait dengan pencanangan event FPS tersebut, akan dilaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai di sepanjang pantai di Kabupaten Gorut. untuk itu, Thariq pun meminta agar saat kegiatan tersebut dapat didokumentasikan dalam bentuk video sebagai bagian dari sosialisasi ke publik. 

“Saya sudah minta kepada para camat, agar saat kegiatan bersih-bersih pantai, itu dibuatkan video dan disatukan untuk kemudian dikirim atau dishare, biar orang tahu kalau gebyar Saronde sudah dimulai,” tuturnya.

Pada intinya, kata Thariq Modanggu, pelaksanaan Festival Pesona Saronde ini, meski terbatas secara ruang, tapi tidak terbatas dalam media sosial. Itu yang kita harapkan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai leading sector dari event tersebut. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar