Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Manfaatkan Nobar, Ini yang Dilakukan Dir Narkoba

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 7 Juli 2018 | 04:26 AM Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Moment nonton bareng piala dunia tidak disia-siakan oleh Direktorat Narkoba Polda Gorontalo. Pasalnya, pada saat para pecinta bola sedang menggelar nonton bareng (Nobar), Direktur Narkoba, Kombes Pol. Totok Triwibowo,SIK,MH, memanfaatkannya untuk memberikan sosialisasi serta edukasi terkait narkoba.

Hal tersebut terjadi pada saat pertandingan Perancis melawan Uruguay, Jumat (6/7) sekitar Pukul 21.00 Wita. Nonton bareng yang dilaksanakan di salah satu warung kopi yang terletak di Jalan Yusuf Hasiru, dimanfaatkan dengan baik oleh Alumnus Akpol 1992 ini. Di hadapan para penonton sebak bola, Kombes Pol. Totok Triwibowo,SIK,MH, mengingatkan tentang bahaya narkoba serta mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjauhinya serta bersama-sama mengangkat bendera perang terhadap yang namanya narkoba.

“Narkoba itu bisa merusak sendi-sendi kehidupan, menyebabkan berbagai gangguan kesehatan dan merubah perilaku hidup seseorang. Oleh karena itu, mari kita jauhi yang namanya narkoba dan jangan coba-coba mendekatinya, karena jika sudah mendekati barang haram tersebut, maka akan sangat sulit untuk lepas darinya,” jelasnya.

Proses dialog antara Dir Narkoba dengan masyarakat tentang bahaya Narkoba

Ditambahkan pula, ketika pihaknya mendapatkan ada masyarakat yang menggunakan narkoba, maka sudah barang tentu baik itu pengguna maupun pengedar, akan ditindak tegas.

“Kami tidak akan kompromi. Siapapun itu, berstatus apa, pangkatnya apa, berasal dari lingkungan mana, pasti akan kami tindak tegas dan tidak ada ampun bagi mereka yang melanggar,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Rachmad Fudail melalui Kabid Humas, AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK menambahkan, presiden Joko Widodo telah menyatakan bahwa Indonesia sudah darurat narkoba. Ini artinya begitu banyak peredaran dan penggunaan narkoba di Indonesia. Narkoba tersebut sudah masuk ke semua lini, baik itu tingkatan pemerintahan, masyarakat umum, pelajar dan lain sebagainya.

“Begitu banyak permintaan, sehingga menjadikan Indonesia sasaran peredaran Narkoba Internasional dan mereka memasukkan ke negara kita dengan berbagai cara. Ini yang harus kita perangi bersama yakni memutuskan demand dan menghabisi suplai. Kami pun mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjauhi yang namanya narkoba,” pungkasnya. (kif/hg

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar