Senin, 12 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Manfaatkan Sampah, Pemerintah Sambut Baik Gagasan PLTU Anggrek

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Rabu, 24 Maret 2021 | 00:05 WITA Tag: ,
  Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin (kiri) saat menerima pihak PLTU Anggrek yang membicarakan pemanfaatan sampah untuk bahan bakar, Senin (22/03/2021), di ruang kerjanya. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Langkah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Anggrek, yang memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar, mendapat respon dari pemerintah Gorontalo Utara (Gorut). Maklum, ini dinilai akan membantu pemerintah dalam hal mengatasi masalah sampah.

Informasi yang dihimpun, PLTU Anggrek mengajak pemerintah daerah bekerja sama terkait dnegan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan. Ini diawali dengan pertemuan antara pihak PLTU Anggrek dengan Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, Senin (22/03/2021).

BACA  BKSU Perlu Dievaluasi, Sesuai PP 28 Tahun 2018 dan Permendagri

“Pada pertemuan tadi, kami membicarakan pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar terbarukan. Pimpinan PLTU Anggrek menyampaikan bahwa nantinya penggunaan batubara dari waktu ke waktu tentu akan berkurang,” ungkapnya.

BACA  Diselesaikan di Kemendagri, Batas Wilayah Gorontalo Utara – Buol Tak Masalah Lagi

Sehingga perlu langkah antisipatif dari sekarang dengan memanfaatkan limbah rumah tangga atau sampah baik itu organik maupun non organik untuk dijadikan sebagai bahan bakar.

“Tentunya ini sangat baik bagus rumah tangga, karena nantinya sampah rumah tangga akan bernilai ekonomis dan ini tentu akan menambah pendapatan bagi rumah tangga,” jelasnya.

BACA  Tekan Angka Pernikahan Dini, Bupati Ajak Sosialisasi Soal Usia Perkawinan

Olehnya kata Indra, selaku pemerintah daerah, dirinya mendukung penuh ide maupun gagasan dari PLTU Anggrek tersebut dalam rangka penggunaan energi terbarukan dengan memanfaatkan sampah.

“Namun pastinnya tidak semua sampah dapat dimanfaatkan seperti kaca dan logam itu tidak dapat digunakan,” kuncinya. (abk/adv/hargo)


Komentar