Minggu, 13 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Masalah Desa Ilangata Belum Klar, RDP Berakhir Tanpa Kesimpulan

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Legislatif , pada Rabu, 5 Agustus 2020 | 11:05 WITA Tag: , ,
  RDP terkait persoalan Desa Ilangata yang berakhir tanpa kesimpulan, Selasa (04/08/2020). (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Masalah di Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, nampaknya belum klar. Buktinya, Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Gorontalo Utara (Gorut) berakhir tanpa ada kesimpulan.

Informasi yang berhasil dihimpun, RDP tersebut digelar Selasa (04/08/2020) yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Gorut), Djafar ismail.  Rapat yang dimulai pada pukul 10.00 Wita itu, awalnya berjalan dengan aman dan lancar.

Namun sekitar pukul 13.00 Wita, Ketua DPRD Gorut, Djafar Ismail harus mengakhiri RDP dan membubarkan peserta rapat. Bukan hanya itu, Djafar Ismail lantas meminta Satpol PP yang hadir saat RDP tersebut untuk ikut membubarkan peserta rapat dan masa lainnya yang saat itu mulai ramai.

BACA  Pembangunan Jalan Lingkar Ponelo Mandek, Warga Datangi DPRD

Muncul dugaan jika kisru yang terjadi pada RDP tersebut disebabkan ada pihak lain yang memaksakan diri untuk ikut bersuara dalam rapat. Namun, tidak diberikan kesempatan atau tidak digubris oleh pimpinan rapat tersebut, karena pihak yang memaksa bersuara tersebut tidak mengantongi surat undangan resmi untuk hadir pada RDP tersebut.

Hal lain yang nampak dalam RDP tersebut adalah terjadi adu argumen antara Camat Anggrek dengan Kepala Desa Ilangata terkait kinerja kepala desa. Puncak dari awal kekisruhan terjadi saat pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada pihak LPM untuk menyampaikan pendapat mereka terkait dengan kondisi yang terjadi di desa.

BACA  Butuh Sentuhan, UMKM Tumbuh Subur di Kabupaten Gorontalo

Penjelasan yang disampaikan saat itu terkait dengan kinerja kepala desa dinilai kurang maksimal. Serta meminta kepada pimpinan rapat untuk tidak memberikan kesempatan kepada pihak yang tidak mengantongi undangan resmi.

Dan penyampaian tersebut langsung ditanggapi oleh pihak lain yang hadir dalam rapat tersebut dengan berbagai ekspresi ada yang langsung berdiri dan ada juga yang sambil berujar sesuatu yang pada intinya tidak setuju dengan apa yang disampaikan tersebut.

BACA  Gemilang, Nelson Pomalingo Catat 53 Penghargaan

Melihat suasana rapat yang mulai ramai dan untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka rapat tersebut langsung ditutup. “Karena melihat kondisi yang ada saat ini, maka rapat ini saya tutup,” tegas Djafar ismail.

Rapat tersebut selain DPRD yang turut diundang yakni Asisten I, Inspektorat, Pemdes, Dinas Pendidikan, Kabag Tampem, Kabag Hukum, Camat Anggrek, Kades Ilangata, BPD Ilangata, LPM Ilangata, Perwakilan Aparat Desa Ilangata dab Perwakilan Masyarakat Desa Ilangata.  (abk/adv/hg)


Komentar