Kamis, 24 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Masalah Drainase Belum Tuntas, Genangan Air Rusak Wajah Ibukota

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kota Gorontalo Metropolis , pada Minggu, 23 Februari 2020 | 07:05 WITA Tag: ,
  Genangan air tampak menutupi sebagian ruas jalan di Jalan John Ario Katili. (Foto Ramadhan/Gorontalo Post)


Hargo.co.id, GORONTALO – Masalah drainase di Kota Gorontalo nampaknya belum selesai. Buktinya, terlihat ada genangan air di jalan meskipun tak hujan dalam beberapa hari terakhir.

Kenyatan itu lantas merusak pemandangan Kota Gorontalo sebagai Ibukota Provinsi Gorontalo. Apalagi genangan air itu terlihat pada jalan utama seperti Jalan John Aryo Katili dan di pertigaan Jalan Sudirman-Pangeran Hidayat.

Genangan yang terlihat di perempatan Jalan John Ario Katili-Jalan Tondano-Jalan Madura, atau tetapnya di lampu merah BRI Unit Andalas. Genangan di kawasan itu sangat jorok, berwarna hitam dan menimbulkan bau tak sedap.

BACA  Tiga Orang Warga Kabila Tersengat Listrik, Seorang Meninggal Dunia

Hal itu mulai dikeluhkan warga melintasi kawasan itu dan warga sekitar. Mereka rata-rata mentup hidung karena tak tahan dengan bau busuk. Antrian panjang di lampu merah sering terjadi, karena sebagian badan jalan terendam air. Drainase yang tersumbat oleh sampah diduga menjadi penyebab tidak mengalirnya air, hingga meluap dan menutupi jalan.

BACA  Berikut Data Kerugian dan Korban Banjir di Bulawa

“Busuk sekali, apalagi kalau lampu merah kan lama. Susah bernafas. Padahal tidak ada hujan, tapi ada genangan air,” ujar Akris (23) pengendara yang melintas di jalan itu.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kota Gorontalo, Multazam, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk memperbaiki sistem drainase di Kota Gorontalo. Untuk anggaran 2020 setidaknya empat kelurahan menjadi titik pembangunan/perbaikan drainase.

BACA  Koalisi PDI Perjuangan-PAN Usung Tonny -Daryatno di Kabgor

Masing-masing. Kelurahan Heledulaa, Kelurahan Buliide, Kelurahan Buladu dan Kelurahan Paguyaman.

“Total anggaran untuk drainase itu mencapai Rp 1,38 miliar,” ujar Multazam.

Warga berharap keseriusan pemerintah bisa segera terlaksana untuk menangani masalah klasik yang sering terjadi di Kota Gorontalo. Apalagi genangan air di kota merupakan warisan lama yang tak kunjung ditangani hingga kini. (gp/hg)


Komentar